APLiiKASii PAJAK

iingat, Pengajuan Surat Keberatan Biisa Onliine Lewat Apliikasii iinii

Redaksii Jitu News
Rabu, 28 Julii 2021 | 16.57 WiiB
Ingat, Pengajuan Surat Keberatan Bisa Online Lewat Aplikasi Ini
<p>iilustrasii. Logo&nbsp;<em>e-objectiion.</em> (<em>DJP</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) kembalii mengiingatkan apliikasii penyampaiian surat keberatan secara elektroniik atau e-objectiion sudah diiiimplementasiikan.

Apliikasii iinii sebagaii salah satu wujud darii upaya DJP untuk meniingkatkan efektiiviitas dan efiisiiensii dalam penyampaiian surat keberatan. Selaiin iitu, DJP juga iingiin memberiikan kemudahan bagii wajiib pajak dalam penyampaiian surat keberatan.

“Telah diiiimplementasiikan apliikasii penyampaiian surat keberatan secara elektroniik atau e-objectiion sebagaii alternatiif saluran (channel) dalam penyampaiian surat keberatan,” tuliis DJP dalam laman resmiinya, diikutiip pada Rabu (28/7/2021).

Penyampaiian surat keberatan secara elektroniik dapat diilakukan dalam jangka waktu 24 jam seharii dan 7 harii semiinggu dengan standar Waktu iindonesiia Barat. Untuk saat iinii, apliikasii e-objectiion terbatas pada pengajuan keberatan atas surat ketetapan pajak selaiin surat ketetapan pajak PBB.

Apliikasii iinii juga belum mencakup pengajuan keberatan atas pemotongan atau pemungutan pajak oleh piihak ketiiga, pengajuan keberatan oleh kuasa wajiib pajak, dan pengajuan keberatan yang melewatii jangka waktu karena keadaan dii luar kekuasaan wajiib pajak (force majeur).

Tata cara penyampaiian surat keberatan secara elektroniik tercantum dalam lampiiran PER-14/PJ/2020. Anda juga biisa meliihatnya dalam artiikel ‘Siimak, iinii Cara Penyampaiian Surat Keberatan Secara Elektroniik’.

Penyampaiian surat keberatan secara elektroniik iinii diilakukan melaluii apliikasii e-objectiion yang ada dalam siistem DJP Onliine. Untuk memudahkan wajiib pajak, DJP menyediiakan panduan pengguna (user manual) apliikasii e-objectiion. Unduh panduan tersebut dii siinii.

Dalam PER-14/PJ/2020 diisebutkan atas penyampaiian surat keberatan secara elektroniik diiberiikan buktii peneriimaan elektroniik (BPE). Sesuaii dengan ketentuan, BPE merupakan tanda buktii peneriimaan surat keberatan.

“Tanggal yang tercantum dalam tanda buktii peneriimaan surat keberatan … merupakan tanggal surat keberatan diiteriima,” demiikiian bunyii penggalan Pasal 7 ayat (5) PER-14/PJ/2020. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.