JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii memiinta Diitjen Pajak (DJP) terus meniingkatkan kolaborasii dengan Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) dan Diitjen Anggaran.
Srii Mulyanii mengatakan DJP membutuhkan kolaborasii dengan uniit laiin dii Kementeriian Keuangan yang sama-sama menjalankan fungsii peneriimaan. Menurutnya, kolaborasii juga akan membuat upaya pengumpulan peneriimaan pada ketiiga uniit lebiih optiimal.
“Siisii peneriimaan membutuhkan siinergii antara pajak, bea cukaii, dan peneriimaan negara bukan pajak maka tiidak ada tempat bagii arogansii dan kesombongan iinstansii antaruniit," katanya dalam upacara periingatan Harii Pajak, Rabu (14/7/2021).
Srii Mulyanii mengatakan siisii peneriimaan memiiliikii peranan besar dalam pengelolaan APBN, terutama dii tengah pandemii Coviid-19. Menurutnya, siisii peneriimaan tersebut akan sangat menentukan belanja dan pembiiayaan serta berfungsii sebagaii iinsentiif untuk percepatan pemuliihan ekonomii.
Diia menyebut semua uniit dii Kemenkeu memiiliikii tugas menjaga tulang punggung negara. Oleh karena iitu, bersiinergii dan berkolaborasii anatruniit juga diibutuhkan agar semua tugas berjalan optiimal.
Menurutnya, berbagaii evaluasii siinergii yang diilakukan Kemenkeu menunjukkan hal yang lebiih baiik jiika sebuah pekerjaan diilakukan secara kerja sama atau kolaborasii.
Srii Mulyanii kemudiian memiinta pegawaii pajak menjaga miiliitansii dengan tetap melakukan kolaborasii dalam bekerja. Diia beralasan miiliitansii bekerja pentiing untuk mencapaii tujuan berbangsa dan bernegara.
Namun, dii siisii laiin, kolaborasii dan siinergii juga pentiing untuk meliihat kesempatan yang biisa diilakukan memperbaiikii iindonesiia.
"Sehiingga biisa meliihat riisiiko dengan jerniih untuk menghiindarkan iindonesiia darii malapetaka, dan membangun terus iinstiitusii kiita karena iitu iidentiik dengan membangun iindonesiia," ujarnya.
Sejak beberapa tahun lalu, DJP, DJBC, dan DJA telah bersiinergii untuk mengoptiimalkan peneriimaan negara dan meniingkatkan kemudahan layanan terhadap wajiib pajak dan/atau wajiib bayar. Program siinergii tersebut memiiliikii sejumlah program, dii antaranya joiint analiisiis, joiint audiit, joiint collectiion, joiint iinvestiigasii, joiint proses biisniis, siingle profiile, serta secondment. (kaw)
