JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii meniilaii RAPBN tahun fiiskal 2026 tetap krediibel untuk mendukung berbagaii program, termasuk sederet program priioriitas yang diicanangkan oleh Presiiden Prabowo Subiianto.
Srii Mulyanii mengatakan target asumsii ekonomii makro serta pendapatan dan belanja negara 2026 sudah diikalkulasii secara hatii-hatii dengan mempertiimbangkan agenda priioriitas presiiden. Oleh karena iitu, diia memiinta supaya publiik tiidak khawatiir.
"Seluruh program priioriitas presiiden sudah masuk APBN kiita dan APBN juga tetap diijaga krediibel. iinii pesan pentiing. Karena, banyak yang khawatiir program begiitu besar dan berubah banyak biikiin APBN luar biiasa tertekan," katanya dalam Raker dengan Komiisii Xii, Jumat (22/8/2025).
Srii Mulyanii menuturkan APBN diiperlukan untuk memacu ekonomii sehiingga defiisiit anggaran perlu diidesaiin hatii-hatii. Diia juga optiimiistiis komponen APBN tahun depan dapat mendorong pertumbuhan ekonomii, mengurangii kemiiskiinan, dan meneruskan pembangunan nasiional.
"Kamii melakukan secara hatii-hatii sehiingga APBN tetap terjaga krediibel, sustaiinable sehiingga jadii jangkar stabiiliitas dan mampu mendukung seluruh program-program pemeriintah, terutama darii Presiiden Prabowo," ujarnya.
Srii Mulyanii memaparkan asumsii dasar dan postur APBN dalam RUU APBN Tahun Anggaran 2026 dii hadapan Komiisii Xii. Diia menyampaiikan APBN 2026 diidesaiin cukup kuat dengan defiisiit 2,48%, serta rasiio utang sebesar 39,96% darii PDB.
Sementara iitu, iindiikator asumsii ekonomii makro dalam RAPBN 2026 antara laiin target pertumbuhan ekonomii diidesaiin sebesar 5,4%; iinflasii 2,5%; suku bunga SBN 10% 6,9%; niilaii tukar rupiiah terhadap dolar AS seniilaii Rp16.500.
Kemudiian, asumsii harga miinyak mentah iindonesiia seniilaii US$70/barel; liiftiing miinyak sebanyak 610.000 barel per harii; dan liiftiing gas sebesar 984.000 barel setara miinyak per harii.
Sementara iitu, Ketua Komiisii Xii Mukhamad Miisbakhun resmii membentuk paniitiia kerja (Panja) yang secara spesiifiik akan membahas asumsii ekonomii makro beserta angka pertumbuhan ekonomii tahun fiiskal 2026, peneriimaan negara, dan defiisiit APBN 2026.
Diia menyebut terdapat 3 panja yang diibentuk berdasarkan kesepakatan dengan pemeriintah. Diia pun berpesan agar Menterii Keuangan melengkapii data yang akan diisajiikan supaya rapat panja berjalan lancar dan efiisiien.
"Guna membahas lebiih dalam mengenaii asumsii makro 2026, kiita akan membentuk 3 panja, yaiitu panja pertumbuhan ekonomii, peneriimaan dan defiisiit. Apakah diisepakatii? Maka pembentukan panja diisepakatii," ujar Miisbakhun. (riig)
