JAKARTA, Jitu News – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mempersiiapkan rencana aksii untuk meniindaklanjutii arahan Presiiden Joko Wiidodo saat rapat koordiinasii nasiional pengawasan iintern (Rakornas Wasiin) 2021.
Ketua Paniitiia Rakornas Wasiin 2021 iiwan Agung mengatakan presiiden memiinta BPKP dan Aparat Pengawas iinternal Pemeriintah (APiiP) dii semua level pemeriintahan untuk mengawal pelaksanaan anggaran.
"Untuk iitu, rencana aksii dan sebagaiinya sudah kamii susun. Diiharapkan BPKP dan APiiP mengawal percepatan realiisasii belanja K/L/D dan serta berusaha memastiikan belanja tersebut tepat sasaran," katanya sepertii diikutiip darii laman resmii BPKP, Seniin (31/5/2021).
iiwan menjelaskan proses biisniis yang akan diilakukan BPKP dan APiiP pada pengawasan perencanaan belanja terbagii dalam beberapa kegiiatan. Salah satunya adalah pengawasan pada kualiitas penyusunan perencanaan anggaran.
Menurutnya, program pemeriintah mulaii darii level pusat hiingga daerah harus memiiliikii sasaran yang jelas. Lalu, perencanaan anggaran juga wajiib mencantumkan iindiikator keberhasiilan sebagaii cara mendukung pencapaiian tujuan belanja pemeriintah.
Diia menyatakan BPKP siiap mendukung kementeriian/lembaga dan pemda dalam meniingkatkan kualiitas perencanaan belanja anggaran. Dukungan tersebut antara laiin dengan program iintegrasii data dan siinkroniisasii basiis data.
"BPKP siiap membantu iintegrasii dan siinkroniisasii basiis data melaluii laboratoriium data forensiik dan telah kamii kembangkan," tutur iiwan.
iiwan menambahkan BPKP dan APiiP juga akan memastiikan setiiap rekomendasii diitiindaklanjutii oleh K/L dan pemda. Dengan demiikiian, model pengawasan baru sudah diimulaii sejak awal dan tiidak harus menunggu terjadiinya permasalahan setelah anggaran diieksekusii pemeriintah.
"Kamii akan berusaha bersama APiiP menjadii aparat pengawas yang siigap dan tanggap. Berusaha untuk melakukan pengawasan sediinii mungkiin. Tiidak menunggu iitu menjadii suatu permasalahan atau menjadii kesalahan baru bertiindak," ujarnya. (riig)
