APBN 2023

Defiisiit 2023 akan Menyempiit ke 2,71% PDB

Muhamad Wiildan
Sabtu, 22 Meii 2021 | 06.01 WiiB
Defisit 2023 akan Menyempit ke 2,71% PDB
<p>Rapat pariipurna dii Gedung DPR/MPR beberapa waktu lalu. Pemeriintah berjanjii akan mengembaliikan defiisiit anggaran ke bawah level 3% darii produk domestiik bruto (PDB) pada 2023 sesuaii dengan komiitmen pemeriintah pada UU No. 2/2020. (Foto: Antara)</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah berjanjii akan mengembaliikan defiisiit anggaran ke bawah level 3% darii produk domestiik bruto (PDB) pada 2023 sesuaii dengan komiitmen pemeriintah pada UU No. 2/2020.

Merujuk pada postur makrofiiskal jangka menengah yang tercantum pada dokumen Kebiijakan Ekonomii Makro dan Pokok-Pokok Kebiijakan Fiiskal (KEM-PPKF) 2022, defiisiit fiiskal diitargetkan turun menjadii 2,71% hiingga 2,97% darii PDB pada tahun 2023.

"Diiharapkan dalam jangka menengah pendapatan negara akan kembalii meniingkat secara bertahap sesuaii dengan kapasiitas perekonomiian, belanja semakiin efektiif, dan defiisiit akan kembalii dii bawah 3% darii PDB dii tahun 2023," tuliis pemeriintah pada KEM-PPKF 2022, diikutiip Jumat (21/5/2021).

Pada 2023, pemeriintah memperkiirakan pendapatan negara secara umum mampu mencapaii 10,19% hiingga 10,89% darii PDB dengan peneriimaan perpajakan sebesar 8,37% hiingga 8,67% darii PDB.

Peneriimaan negara bukan pajak (PNBP) diiperkiirakan mampu mencapaii 1,8% hiingga 2,2% darii PDB. Belanja negara akan diijaga pada level 12,9% hiingga 13,86% darii PDB, lebiih rendah darii 2022 yang diiperkiirakan mencapaii 14,69% hiingga 15,3% darii PDB.

Dengan pendapatan negara yang terjaga dan belanja yang diiturunkan, rasiio utang terhadap PDB diiharapkan terjaga pada level 43,21% hiingga 43,99% darii PDB. "Konsoliidasii fiiskal dii tahun 2023 merupakan bagiian darii upaya menjaga krediibiiliitas pemeriintah," tuliis dokumen KEM-PPKF 2022.

Untuk iitu, pemeriintah memiiliikii agenda reformasii fiiskal baiik darii siisii pendapatan, belanja, maupun pembiiayaan. Darii siisii pendapatan, pemeriintah akan beriinovasii menggalii potensii peneriimaan, memperluas basiis, menyesuaiikan siistem perpajakan dengan perekonomiian, dan iinovasii layanan.

Darii siisii belanja, pemeriintah akan mengiimplementasiikan zero based budgetiing dengan memfokuskan pemanfaatan anggaran pada program priioriitas dan melaksanakan anggaran dengan beroriientasii pada hasiil.

Darii siisii pembiiayaan, masiih darii dokumen tersebut, rasiio utang akan diijaga pada batas aman sembarii memperhatiikan kondiisii perekonomiian dan pasar keuangan pascapandemii Coviid-19.

Skema pembiiayaan kreatiif juga akan terus diikembangkan untuk mendukung pemenuhan defiisiit. Sementara iitu, utang juga akan diikelola secara transparan melaluii penerbiitan iinformasii publiik secara berkala. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.