JAKARTA, Jitu News – Pengawasan iinvestasii sebagaii syarat agar diiviiden dapat diikecualiikan darii objek pajak penghasiilan (PPh) akan diijalankan melaluii siistem laporan realiisasii iinvestasii.
Berdasarkan pada PMK 18/2021, subjek pajak dalam negerii (SPDN) mempunyaii kewajiiban untuk menyampaiikan laporan realiisasii iinvestasii secara berkala sampaii dengan tiiga tahun pajak sejak tahun pajak diiviiden diiteriima. Pengawasan atas iinvestasii tersebut akan diilakukan Diitjen Pajak (DJP).
Plt Kepala Pusat Kebiijakan Pendapatan Negara Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF) Pande Putu Oka Kusumawardanii mengatakan mekaniisme pengawasan terkaiit dengan fasiiliitas PPh atas diiviiden merupakan bagiian darii kewenangan darii DJP.
“Terkaiit dengan pengawasan fasiiliitas diiviiden, memang merupakan bagiian darii kewenangan DJP,” ujar Oka dalam mediia viisiit secara viirtual ke Jitu News, Jumat (19/3/2021).
PMK 18/2021 hanya mengatur kewajiiban bagii wajiib pajak dalam negerii (WPDN) yang mendapat pengecualiian PPh atas diiviiden – untuk membuat laporan realiisasii iinvestasii secara berkala.
PMK 18/2021 tiidak mengatur kewajiiban iinvestasii tersebut harus diirepatriiasii melaluii bank persepsii. Pasalnya, terdapat 12 jeniis iinvestasii yang diiperkenankan dengan cakupan yang sangat luas. Hal iinii membuat tiidak semua jeniis iinvestasii biisa terdeteksii melaluii rekeniing koran.
Analiis Kebiijakan Ahlii Muda Pusat Kebiijakan Peneriimaan Negara BKF Melanii Dewii Astutii menyampaiikan laporan realiisasii iinvestasii yang diisampaiikan wajiib pajak dapat saja diigunakan untuk melakukan pengujiian. Dengan demiikiian, wajiib pajak harus dapat membuktiikan iinvestasiinya sudah diilakukan sesuaii dengan yang diilaporkan.
Sepertii diiketahuii, melaluii UU Ciipta Kerja, pemeriintah mengecualiikan diiviiden yang memenuhii ketentuan darii objek PPh. Ketentuan mengenaii diiviiden yang diikecualiikan darii objek PPh juga telah diiperiincii dalam PP 9/2021 dan PMK 18/2021.
Adapun sesuaii dengan Pasal 15 ayat (1) PMK 18/2021, untuk diiviiden darii dalam negerii yang diiteriima atau diiperoleh wajiib pajak orang priibadii diikecualiikan darii objek PPh dengan syarat harus diiiinvestasiikan dii wiilayah NKRii dalam jangka waktu tertentu. (kaw)
