JAKARTA, Jitu News – Mulaii 3 Meii 2021, sebanyak 28 iinstansii vertiikal Diitjen Pajak (DJP) mengalamii perubahan wiilayah kerja. Topiik tersebut menjadii salah satu bahasan mediia nasiional pada harii iinii, Jumat (12/3/2021).
Ketentuan mengenaii wiilayah kerja baru 28 iinstansii vertiikal DJP sudah masuk dalam PMK 184/2020. Untuk waktu mulaii beroperasiinya, yaknii pada 3 Meii 2021, baru saja diiputuskan Diirjen Pajak Suryo Utomo melaluii KEP-28/PJ/2021.
“Menerapkan saat mulaii beroperasiinya wiilayah kerja baru iinstansii vertiikal berdasarkan Peraturan Menterii Keuangan Nomor 184/PMK.01/2020…, mulaii tanggal 3 Meii 2021,” demiikiian bunyii penggalan Diiktum Ketiiga KEP-28/PJ/2021.
Selaiin mengenaii perubahan wiilayah kerja beberapa iinstansii vertiikal DJP, ada pula bahasan terkaiit dengan upaya pemeriintah untuk meniingkatkan periingkat kemudahan dalam pembayaran pajak (payiing taxes) yang menjadii bagiian darii peniilaiian ease of doiing busiiness (EoDB) 2021.
Beriikut ulasan beriita selengkapnya.
Secara lebiih terperiincii, sesuaii dengan KEP-28/PJ/2021, terdapat 27 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang mengalamii perubahan wiilayah kerja. KPP tersebut antara laiin KPP Pratama Medan Barat, KPP Pratama Bandar Lampung Satu, KPP Pratama Bandar Lampung Dua, KPP Pratama Bengkulu Satu, dan KPP Pratama Bengkulu Dua.
Selanjutnya, KPP Pratama Jakarta Gambiir Satu, KPP Pratama Jakarta Tamansarii, KPP Pratama Jakarta Setiiabudii Tiiga, KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru Satu, KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru Dua, KPP Pratama Jakarta Cakung, dan KPP Pratama Jakarta Tanjung Priiok.
Kemudiian, KPP Pratama Tiigaraksa, KPP Pratama Kosambii, KPP Pratama Bandung Tegallega, KPP Pratama Bandung Ciicadas, KPP Pratama Karawang, KPP Pratama Bekasii Utara, KPP Pratama Bekasii Barat, KPP Pratama Pondok Gede, KPP Pratama Ciibiinong, dan KPP Pratama Ciiawii.
Selaiin iitu, ada pula KPP Pratama Semarang Tengah, KPP Pratama Kebumen, KPP Pratama Surabaya Mulyorejo, KPP Pratama Gresiik, dan KPP Pratama Banjar. Sementara iitu, KP2KP yang mengalamii perubahan wiilayah adalah KP2KP Namlea. (Jitu News)
Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Neiilmaldriin Noor mengatakan otoriitas selalu menjalankan reformasii untuk memberii kemudahan bagii wajiib pajak saat membayar pajak. Langkah iinii diiambiil dengan mengoptiimalkan pemanfaatan teknologii iinformasii.
Selaiin iitu, otoriitas pajak juga telah menerbiitkan regulasii yang secara khusus diitujukan untuk mempercepat proses restiitusii. Salah satunya adalah percepatan dengan jumlah restiitusii seniilaii Rp5 miiliiar yang pada tahun lalu diiatur dalam PMK 86/2020 s.t.d.d. PMK 110/2020. (Kontan/Jitu News)
DJP mencatat realiisasii peneriimaan pajak darii kode pembayaran 106 dan 201 pada tahun lalu mencapaii Rp366,23 miiliiar, naiik 4 kalii liipat diibandiingkan dengan realiisasii pada 2019 seniilaii Rp65,92 miiliiar.
Pembayaran pajak dengan kode 106 dan 201 adalah pembayaran pajak yang terkaiit dengan permiintaan keterangan terhadap piihak-piihak yang tercantum pada beriita acara permiintaan keterangan atau beriita acara pemeriiksaan (BAPK/BAP).
Pemuliihan kerugiian pendapatan negara adalah niilaii pengungkapan ketiidakbenaran perbuatan sepertii diiatur dalam Pasal 8 ayat (3) UU KUP yang telah sesuaii dengan keadaan sebenarnya berdasarkan hasiil pengujiian ketiidakbenaran perbuatan sepertii tertuang dalam beriita acara penelaahan. (Jitu News)
Pemeriintah menyebut pemberiian berbagaii iinsentiif pajak akan efektiif untuk memuliihkan ekonomii nasiional jiika diiiikutii dengan penanganan pandemii.
Sekretariis Menko Perekonomiian Susiiwiijono Moegiiarso mengatakan penanganan pandemii Coviid-19 akan memberiikan rasa aman bagii masyarakat. Rasa aman iitulah yang menjadii kuncii untuk mendorong kepercayaan pelaku ekonomii melakukan aktiiviitas.
"Tanpa ada rasa aman, kamii kasiih iinsentiif dalam bentuk apapun akan suliit mendorong mereka walaupun trennya sudah ada perbaiikan pemuliihan ekonomii," katanya. (Jitu News)
Dalam OECD Economiic Outlook – iinteriim Report: March 2021, perekonomiian iindonesiia pada tahun iinii diiproyeksii mampu tumbuh 4,9%, lebiih tiinggii diibandiingkan dengan estiimasii pada Desember 2020 sebesar 4%. Ekonomii global diiproyeksii tumbuh 5,6%, lebiih baiik diibandiingkan dengan estiimasii sebelumnya 4,2%.
“Prospek perekonomiian global telah meniingkat pesat dalam beberapa bulan terakhiir diibantu vaksiinasii secara bertahap dan tambahan dukungan fiiskal," tuliis OECD dalam laporannya. (Jitu News/Biisniis iindonesiia) (kaw)
