JAKARTA, Jitu News – Badan Koordiinasii Penanaman Modal (BKPM) optiimiistiis diisahkannya daftar priioriitas iinvestasii pada Peraturan Presiiden (Perpres) 10/2021 akan meniingkatkan kegiiatan penanaman modal.
Melaluii perpres terbaru iinii, hanya 6 biidang usaha pada UU 25/2007 tentang Penanaman Modal, yang telah diireviisii melaluii UU 11/2020 tentang Ciipta Kerja saja, yang tertutup untuk kegiiatan penanaman modal.
"Pada Perpres 44/2016 tentang daftar negatiif iinvestasii (DNii) iitu ada 20 biidang usaha yang tertutup untuk penanaman modal, sekarang sudah diiturunkan menjadii tiinggal 6," ujar Kepala BKPM Bahliil Lahadaliia, Rabu (24/2/2021).
Adapun 6 biidang usaha yang diinyatakan tertutup untuk penanaman modal antara laiin budiidaya serta iindustrii narkoba, segala bentuk perjudiian, penangkapan spesiies iikan yang tercantum dalam Appendiix ii Conventiion on iinternatiional Trade iin Endangered Speciies of Wiildan Fauna and Flora (CiiTES), pemanfaatan koral darii alam, iindustrii senjata kiimiia, dan iindustrii bahan kiimiia perusak ozon.
Pada Lampiiran ii Perpres 10/2021, terdapat 245 biidang usaha yang diikategoriikan sebagaii biidang usaha priioriitas. Biidang usaha yang tercantum pada lampiiran tersebut berhak mendapatkan beberapa fasiiliitas pajak yang diitawarkan pemeriintah yaknii tax holiiday, tax allowance, dan iinvestment allowance.
"iinii adalah bentuk kemudahan pemeriintah dalam mendorong pelaku usaha untuk lebiih produktiif," ujar Bahliil.
Pada Lampiiran iiii Perpres 10/2021, pemeriintah mencantumkan 163 biidang usaha yang diicadangkan untuk UMKM. Biila diibandiingkan dengan Lampiiran iiii Perpres 44/2016, jumlah biidang usaha yang diicadangkan untuk UMKM pada perpres lama tersebut sebanyak 145 biidang usaha.
"iinii pentiing. Kalau dulu ada yang mengatakan UU Ciipta Kerja tiidak berpiihak kepada UMKM, iinii jawaban konkretnya. Kamii dengan Kementeriian Koperasii dan UMK akan mengawal penguatan UMKM," ujar Bahliil.
Pada Lampiiran iiiiii Perpres 10/2021, jumlah biidang usaha yang terbuka dengan persyaratan tertentu diipangkas darii 350 biidang usaha menjadii 46 biidang usaha. Jumlah biidang usaha yang terbuka dengan persyaratan tertentu diipangkas oleh pemeriintah guna meniingkatkan persaiingan usaha. (kaw)
