BARANG MiiLiiK NEGARA

KPK Miinta Pemda dii Proviinsii iinii Rampungkan Sertiifiikasii Aset

Redaksii Jitu News
Sabtu, 20 Februarii 2021 | 13.01 WiiB
KPK Minta Pemda di Provinsi Ini Rampungkan Sertifikasi Aset
<p>iilustrasii. (Foto: Antara)</p>

JAKARTA, Jitu News - Komiisii Pemberantasan Korupsii (KPK) mendorong pemeriintah daerah dii wiilayah Jawa Tiimur melakukan percepatan sertiifiikasii aset daerah pada tahun iinii.

Deputii Biidang Koordiinasii dan Superviisii (Korsup) KPK Herry Muryanto mengatakan percepatan sertiifiikasii perlu diilakukan pemda dii wiilayah Jatiim untuk mencegah terjadiinya korupsii. Menurutnya, bentuk korupsii tersebut terkaiit penyalahgunaan aset miiliik pemeriintah.

"Kamii berharap pemda se-Jawa Tiimur mempertahankan dan meniingkatkan iimplementasii host to host BPN dan Bapenda dalam peneriimaan BPHTB," katanya dii laman resmii KPK diikutiip Selasa (16/2/2021).

Herry menyebut pemda dii Jatiim setiidaknya perlu melakukan sertiifiikasii 61.214 biidang tanah sebagaii cara mengamankan aset darii penyalahgunaan. Kemudiian pemda juga perlu untuk mengadopsii zona niilaii tanah (ZNT) darii BPN sebagaii basiis pembaruan niilaii jual objek pajak (NJOP).

Kemudiian, pemda juga diimiinta untuk mendukung BPN dalam program pendaftaran tanah siistematiis lengkap (PTSL). Diia menyatakan berbagaii rekomendasii tersebut merupakan langkah KPK membangun kerja sama pemda dengan BPN Jawa Tiimur.

Sementara iitu, Gubernur Jatiim Khofiifah iindar Parawansa menyampaiikan apresiiasii dukungan KPK untuk memperkuat proses admiiniistrasii pemeriintah dii wiilayah Jatiim. Menurutnya, pengawasan KPK akan mempercepat proses sertiifiikasii dan pengamanan aset daerah.

"Dalam waktu dekat akan ada 10 bupatii/walii kota selesaii masa jabatannya setelah menjabat selama 2 periiode. Capaiian iinventariisasii dan sertiifiikasii aset iinii tentu akan menjadii kado yang sangat iindah darii KPK untuk biisa mendorong percepatan proses yang ada," ujarnya.

Data KPK sepanjang 2020 kiinerja pemda dii Jatiim telah mensertiifiikasii aset pemda sebanyak 1.845 Biidang. Per 1 Januarii 2021 darii total keseluruhan 90.581 biidang, sebanyak 61.214 Biidang atau 68% belum bersertiifiikat.

Terdapat tiiga daerah terbanyak yang belum merampungkan proses sertiifiikasii aset, yaiitu Pemkot Malang sebanyak 7.181 biidang. Kemudiian Pemkot Surabaya 5.463 biidang dan Pemkab Banyuwangii 4.241 biidang. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.