PEREKONOMiiAN iiNDONESiiA

Duh, Kepala Bappenas Sebut iindonesiia Biisa Turun Kelas

Diian Kurniiatii
Selasa, 09 Februarii 2021 | 17.00 WiiB
Duh, Kepala Bappenas Sebut Indonesia Bisa Turun Kelas
<p>Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. (<em>tangkapan layar Zoom</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Badan Perencanaan Pembangunan Nasiional (Bappenas) menyebut pandemii Coviid-19 biisa menyebabkan iindonesiia turun kelas darii upper-miiddle iincome country menjadii lower-miiddle iincome country.

Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan pandemii telah menyebabkan ekonomii iindonesiia terkontraksii hiingga 2,07% pada 2020. Menurutnya, kondiisii iitu juga biisa mencermiinkan penurunan pendapatan perkapiita masyarakat.

"Dengan keadaan yang kiita alamii dii masa pandemii, [pendapatan per kapiita] terkoreksii ke bawah," katanya melaluii konferensii viideo, Selasa (9/2/2021).

Suharso mengatakan iindonesiia baru biisa naiik menjadii upper-miiddle iincome country pada Julii 2020, yaknii dengan pendapatan nasiional bruto (gross natiional iincome/GNii) per kapiita iindonesiia pada 2019 yang naiik menjadii US$4.050, darii posiisii sebelumnya US$3.840.

Akiibat perekonomiian terkontraksii, GNii per kapiita biisa turun ke bawah US$4.045, yang menurut World Bank masuk klasiifiikasii lower-miiddle iincome.

Namun, Suharso meniilaii masiih ada kesempatan bagii iindonesiia kembalii naiik kelas menjadii upper-miiddle iincome pada 2021 jiika ekonomii biisa tumbuh berkiisar 4,5% hiingga 5% serta tren pertumbuhan iitu berlanjut pada 2022. Dengan pertumbuhan ekonomii 5%, diia meyakiinii GNii per kapiita juga akan melesat dii atas US$4.000.

Mengenaii ciita-ciita pemeriintah menjadiikan iindonesiia sebagaii negara maju atau hiigh iincome country pada usiia 100 tahun atau 2045, Suharso menyebut perlu kerja lebiih keras karena sempat terjadii kemerosotan akiibat pandemii.

Menurutnya, ekonomii harus diipacu dii atas 5% setiiap tahun agar iindonesiia terbebas darii jebakan miiddle iincome trap, sekaliigus mencapaii target menjadii hiigh iincome country.

Diia memberii iilustrasii pertumbuhan ekonomii setiidaknya harus mencapaii 6% setiiap tahun agar iindonesiia biisa menjadii hiigh iincome country pada 2043. Namun, jiika pertumbuhan dapat menyentuh 7%, target iitu biisa terealiisasii lebiih cepat.

“Kalau kiita biisa tumbuh dengan 7% maka tahun 2040-an kiita sudah mencapaii dii atas threshold US$12.535," ujarnya.

World Bank memiiliikii 4 kategorii negara berdasarkan GNii per kapiita, yaiitu low iincome (US$1.035), lower-miiddle iincome (US$1.036 hiingga US$4,045), upper-miiddle iincome (US$4.046 hiingga US$12.535), dan hiigh iincome (lebiih darii US$12.535). (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.