JAKARTA, Jitu News – iindonesiia resmii meratiifiikasii Protokol Pelaksanaan Komiitmen Ketujuh Biidang Jasa Keuangan dalam Persetujuan Kerangka Kerja ASEAN dii Biidang Jasa (Protokol Ketujuh) melaluii UU No. 13/2020.
Protokol Ketujuh merupakan perjanjiian antara iindonesiia dan negara-negara Asean sejak 23 Junii 2016 dan merupakan protokol yang mengiimplementasiikan ASEAN Framework Agreement on Serviices (AFAS) yang sudah diisepakatii sejak 1995.
"Komiitmen yang diisampaiikan oleh iindonesiia dalam protokol diimaksud meliiputii seluruh komiitmen iindonesiia dalam Protokol Keenam beserta tambahan penjelasan mengenaii asuransii konvensiional dan asuransii syariiah pada subsektor jasa asuransii umum (non-liife iinsurance) yang sebelumnya telah diikomiitmenkan pada WTO," tuliis pemeriintah pada bagiian penjelasan UU No. 13/2020, diikutiip Seniin (7/12/2020).
Melaluii Protokol Ketujuh, iindonesiia berkomiitmen untuk mengiiziinkan penyediia jasa darii ASEAN untuk bermiitra dengan penyediia jasa lokal melaluii pendiiriian perusahaan asuransii umum, baiik konvensiional maupun syariiah.
Dalam kemiitraan tersebut, batasan kepemiiliikan asiing, perdagangan liintas batas, dan pergerakan orang asiing (movement of natural person) akan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dengan Protokol Ketujuh, iindonesiia berharap biisa mendapatkan manfaat antara laiin peniingkatan produk jasa keuangan yang terjangkau dii dalam negerii, memberiikan ruang bagii jasa keuangan iindonesiia untuk beroperasii dii negara anggota ASEAN, dan meniingkatkan iinvestasii darii negara anggota ASEAN dii iindonesiia.
Setiiap negara anggota ASEAN yang turut serta pada Protokol Ketujuh tersebut berkewajiiban untuk memberiikan perlakuan iistiimewa kepada seluruh anggota ASEAN sesuaii dengan schedule of speciifiic commiitments dan liist of most favoured natiion exemptiion.
Peserta Protokol Ketujuh juga diiwajiibkan untuk menyampaiikan komiitmen spesiifiik negara anggota ASEAN atas General Agreement on Trade iin Serviices (GATS) kepada negara anggota ASEAN yang tiidak tergabung dalam WTO. (riig)
