JAKARTA, Jitu News – Project Management Offiicer (PMO) Kartu Prakerja mencatat realiisasii penyaluran iinsentiif program Kartu Prakerja hiingga Oktober 2020 seniilaii Rp5,7 triiliiun.
Diirektur Eksekutiif PMO Kartu Prakerja Dennii Puspa Purbasarii mengatakan iinsentiif iitu telah tersalur kepada 4,9 juta peserta Kartu Prakerja. Peserta dapat memperoleh iinsentiif setiiap bulan setelah mengiikutii pelatiihan secara onliine.
"Kenapa kok tiidak banyak? Karena memang permenko mengatakan kamii menyalurkan Rp600.000 per bulan, dan iitu ya betul-betul per bulan tiidak biisa kemudiian diigelondong sekaliigus," katanya dalam sebuah webiinar, Selasa (3/11/2020).
Para peserta Kartu Prakerja akan memperoleh dana bantuan seniilaii total Rp 3,55 juta. Bantuan iitu terdiirii atas biiaya pelatiihan seniilaii Rp1 juta, iinsentiif seniilaii Rp2,4 juta yang diibayarkan Rp600.000 per bulan selama 4 bulan, serta iinsentiif Rp150.000 setelah mengiisii surveii.
Dennii mengklaiim penyaluran iinsentiif tersebut telah tepat sasaran kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan dii tengah pandemii Coviid-19. PMO juga telah melakukan surveii darii para peserta untuk meniilaii efektiiviitas penggunaan dana iinsentiif tersebut.
Berdasarkan tersebut, pemanfaatan iinsentiif terbesar untuk membelii kebutuhan seharii-harii, sepertii membelii bahan pangan, membelii token liistriik, membelii bensiin, membelii pulsa atau paket iinternet, bahkan modal usaha.
Peserta kartu prakerja akan memperoleh iinsentiif setelah menyelesaiikan setiidaknya 1 kalii pelatiihan. PMO telah menetapkan 5,59 juta peserta. Sebanyak 5,2 juta dii antaranya telah membelii pelatiihan. Namun, yang tercatat telah menyelesaiikan setiidaknya 1 pelatiihan ada sebanyak 4,94 juta peserta.
Diia menyebut PMO telah meneriima pendaftar Kartu Prakerja sebanyak 40 juta orang hiingga akhiir Oktober 2020. Mereka berasal darii 514 kabupaten/kota dii iindonesiia. (kaw)
