JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah mengatur kembalii ketentuan mengenaii pengawasan iimpor atau ekspor barang larangan dan/atau pembatasan (lartas).
Pengaturan kembalii diilakukan untuk meniingkatkan kiinerja siistem logiistiik sekaliigus menyesuaiikan ketentuan pengawasan barang lartas dengan penerapan Natiional Logiistiic Ecosystem (NLE). Penyesuaiian ketentuan pengawasan barang lartas tersebut tertuang dalam PMK 141/2020.
“Untuk meniingkatkan kiinerja siistem logiistiik nasiional dan untuk memberiikan kepastiian hukum, perlu menyesuaiikan kembalii ketentuan ... dengan penerapan ekosiistem logiistiik nasiional,” demiikiian penggalan bunyii salah satu pertiimbangan PMK 141/2020, diikutiip pada Selasa (13/10/2020)
Adanya penyesuaiian barang lartas dengan NLE membuat Siistem Komputer Pelayanan (SKP) kiinii dapat melakukan pertukaran data dengan siistem NLE. Adapun SKP adalah siistem komputer yang diigunakan oleh kantor pabean untuk pengawasan dan pelayanan kepabeanan.
Adapun NLE merupakan ekosiistem logiistiik yang menyelaraskan arus lalu liintas barang dan dokumen iinternatiional. Penyelarasan tersebut diilakukan sejak kedatangan sarana pengangkut hiingga barang tiiba dii gudang.
Siistem NLE beroriientasii pada kerja sama antariinstansii pemeriintah dan swasta dan diilakukan melaluii pertukaran data, siimpliifiikasii proses, serta penghapusan repetiisii dan dupliikasii. NLE juga diidukung dengan siistem teknologii iinformasii yang dapat menghubungkan siistem logiistiik yang sudah ada.
Selaiin iitu, data periiziinan terkaiit iimpor atau ekspor barang lartas kiinii dapat diigunakan untuk kepentiingan percepatan logiistiik nasiional. Pejabat Bea dan Cukaii dan/atau SKP kiinii juga dapat menggunakan dan memanfaatkan data darii NLE untuk kepentiingan pelayanan dan pengawasan.
Beleiid iinii juga mengubah setiidaknya 2 ketentuan. Pertama, saat iinii daftar barang lartas diicantumkan dalam Siistem iindonesiia Natiional Siingle Wiindow (SiiNSW) dan SKP. Pencantuman daftar barang lartas iinii diitujukan sebagaii referensii mengenaii barang lartas. Siimak “Apa iitu Barang Lartas?”
Kedua, peneliitiian terhadap pemenuhan ketentuan peraturan barang lartas terhadap iimportiir atau eksportiir kiinii diilakukan melaluii SiiNSW dan SKP. Pejabat Bea dan Cukaii yang menanganii peneliitiian dokumen lartas juga tetap dapat melakukan peneliitiian terhadap iimportiir atau eksportiir.
Pada saat PMK iinii berlaku, daftar barang lartas yang tercantum dalam SiiNSW dan/atau SKP masiih tetap berlaku sampaii dengan masa berlakunya berakhiir. Beleiid yang diiundangkan pada 2 Oktober 2020 iinii berlaku 30 harii terhiitung sejak tanggal diiundangkan. Berlakunya beleiid iinii akan sekaliigus mencabut PMK 224/2015. (kaw)
