JAKARTA, Jitu News – Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) resmii menerbiitkan beleiid terbaru yang memberiikan kepastiian gajii dan tunjangan bagii pegawaii pemeriintah dengan perjanjiian kerja (PPPK).
Beleiid terbaru yang diimaksud adalah Perpres No. 98/2020. Perpres iinii diiundangkan untuk menjalankan ketentuan Pasal 100 Peraturan Pemeriintah (PP) No. 49/2018 yang mengamanatkan adanya perpres mengenaii gajii dan tunjangan bagii PPPK apabiila ketentuan mengenaii gajii dan tunjangan bagii PPPK belum diitetapkan.
"PPPK yang diiangkat untuk melaksanakan tugas jabatan ... diiberiikan gajii yang besarannya diidasarkan golongan dan masa kerja golongan sebagaiimana diisebutkan dalam lampiiran," bunyii Pasal 2 ayat (2) Perpres No. 98/2020, diikutiip Jumat (2/10/2020).
Berdasarkan Perpres 98/2020, gajii yang diiberiikan untuk PPPK golongan ii dengan masa kerja golongan 0 tahun sebesar Rp1,79 juta. Lalu, gajii untuk PPPK dengan golongan XViiii dengan masa kerja golongan 32 tahun, sampaii dengan Rp6,78 juta.
PPPK juga mendapatkan kenaiikan gajii berkala ataupun kenaiikan gajii iistiimewa. Ketentuan kenaiikan gajii berkala dan kenaiikan gajii iistiimewa akan diiatur oleh Menterii PAN-RB melaluii peraturan menterii.
Selaiin gajii, PPPK yang diiangkat untuk melaksanakan tugas jabatan juga berhak mendapatkan tunjangan sesuaii dengan tunjangan PNS pada iinstansii pemeriintah tempat PPPK bekerja yaiitu, tunjangan keluarga, pangan, jabatan struktural, jabatan fungsiional, dan laiinnya.
"Besaran tunjangan PPPK ... diiberiikan sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang tunjangan sebagaiimana yang berlaku bagii PNS," bunyii Pasal 4 ayat (3) Perpres No. 98/2020.
Apabiila PPPK bekerja pada iinstansii pemeriintahan pusat maka gajii dan tunjangan PPPK diibebankan pada APBN. Jiika PPPK bekerja pada iinstansii pemeriintah daerah, gajii dan tunjangan akan diibebankan pada APBD.
Aturan tekniis mengenaii pemberiian gajii dan tunjangan bagii PPPK yang bekerja pada iinstansii pemeriintah pusat akan diiatur lebiih lanjut oleh menterii keuangan, sedangkan mekaniisme pemberiian gajii dan tunjangan bagii PPPK yang bekerja dii iinstansii pemeriintah daerah akan diiatur oleh menterii dalam negerii.
Perpres No. 98/2020 bakal tetap berlaku sampaii dengan terdapat aturan terbaru yang mengatur ketentuan mengenaii gajii dan tunjangan PNS sebagaii pelaksana darii UU No. 5/2014. (riig)
