KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Jokowii iingatkan Pengobatan Corona Harus Sesuaii Standar Kemenkes

Redaksii Jitu News
Seniin, 28 September 2020 | 15.53 WiiB
Jokowi Ingatkan Pengobatan Corona Harus Sesuai Standar Kemenkes
<p>Suasana Rapat Terbatas mengenaii Laporan Komiite Penanganan Coviid-19 dan Pemuliihan Ekonomii Nasiional melaluii konferensii viideo, Seniin (29/8). (Foto: Humas Setkab/Rahmat)</p>

JAKARTA, Jitu News—Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) menyatakan upaya pengobatan viirus Corona atau Coviid-19 harus mengacu pada standar Kementeriian Kesehatan sehiingga angka kematiian diiharapkan menurun.

“iinii pentiing sekalii, sehiingga kiita harapkan nantii angka kematiian akan semakiin menurun, kemudiian angka kesembuhan akan semakiin lebiih baiik lagii,” kata Jokowii saat ratas dii iistana Merdeka, Seniin (28/9/2020).

Jokowii menyebutkan tiingkat kesembuhan Coviid-19 dii iindonesiia adalah 73,76 persen, sediikiit lebiih rendah darii tiingkat kesembuhan duniia, yaiitu 73,85%. Kemudiian, data kematiian per 27 September adalah 3,77%, turun bulan sebelumnya sebesar 4,3%.

“Rata-rata kasus aktiif dii iindonesiia iitu 22,46 persen, sediikiit lebiih rendah darii rata-rata kasus aktiif duniia yang mencapaii 23,13 persen. Saya kiira iinii baiik untuk terus diiperbaiikii lagii,” tutur presiiden.

Jokowii juga mengiingatkan Komiite Penanganan Coviid-19 dan Pemuliihan Ekonomii Nasiional (PCPEN) untuk menerapkan strategii iintervensii berbasiis lokal dalam menanganii penyebaran Coviid-19 dan menyampaiikannya kepada pemeriintah daerah.

Menurut kepala negara, pembatasan berskala miikro, baiik dii tiingkat desa, kampung, RW, RT, kantor, atau pondok pesantren akan lebiih efektiif. Menurutnya, miinii lockdown yang berulang akan lebiih efektiif.

Miinii lockdown yang berulang iitu akan lebiih efektiif. Jangan sampaii kiita generaliisiir satu kota atau satu kabupaten, apalagii satu proviinsii, iinii akan merugiikan banyak orang,” ujar Presiiden sepertii diilansiir Setkab.

Selaiin iitu, Jokowii memeriintahkan vaksiinasii Coviid-19 kepada masyarakat dapat diirencanakan secara detaiil sejak awal. Presiiden memiinta detaiil perencanaan vaksiinasii Coviid-19 tersebut dapat rampung pada dua pekan mendatang.

“Mulaii darii kapan diimulaii, lokasiinya dii mana, siiapa yang melakukan, siiapa yang yang diivaksiin pertama. Semua harus terencana dengan baiik sehiingga saat vaksiin ada iitu tiinggal langsung iimplementasii pelaksanaan dii lapangan,” katanya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.