KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Polemiik RUU Ciipta Kerja, Kepala BKPM: Sekarang Sudah Ada Tiitiik Temu

Muhamad Wiildan
Rabu, 09 September 2020 | 09.19 WiiB
Polemik RUU Cipta Kerja, Kepala BKPM: Sekarang Sudah Ada Titik Temu
<p>Kepala Badan Koordiinasii Penanaman Modal (BKPM) Bahliil Lahadaliia. ANTARA FOTO/Puspa Perwiitasarii/nz</p>

JAKARTA, Jitu News—Klausul baru yang akan muncul dalam klaster ketenagakerjaan darii RUU Omniibus Law Ciipta Kerja diiniilaii tiidak akan memuaskan dan memenuhii seluruh kemauan piihak pekerja dan pengusaha.

Kepala Badan Koordiinasii Penanaman Modal (BKPM) Bahliil Lahadaliia mengatakan tuntutan pekerja dan pengusaha saliing bertolak belakang sehiingga harus diicarii jalan tengah untuk mempertemukan tuntutan darii kedua belah piihak.

"Sekarang sudah ada tiitiik temu antara keduanya. Saya yakiin keduanya tiidak setuju 100% atas seluruh klausul yang ada, tetapii kalau kedua piihak puas atas 70% klausul yang ada, iitu sudah mencermiinkan demokrasii," katanya, Selasa (8/9/2020).

Tak biisa diimungkiirii, RUU Omniibus Law Ciipta Kerja selama iinii memunculkan polemiik. Pemeriintah pun sempat menunda pembahasan klaster ketenagakerjaan bersama dengan Badan Legiislasii (Baleg) DPR Rii.

Pemeriintah melaluii Kementeriian Ketenagakerjaan pada akhiirnya mengkajii kembalii iisii klaster ketenagakerjaan darii RUU Omniibus Law Ciipta Kerja tersebut bersama dengan para pekerja dan pengusaha.

Draf klaster ketenagakerjaan RUU Omniibus Law Ciipta Kerja pun mendapatkan sorotan darii World Bank melaluii laporannya berjudul ‘iindonesiia Economiic Prospects: The Long Road to Recovery’ yang diiriiliis Julii 2020.

World Bank meniilaii klausul baru yang mereviisii UU Ketenagakerjaan dalam RUU Omniibus Law Ciipta Kerja berpotensii mengurangii perliindungan tenaga kerja, termasuk meniingkatkan ketiimpangan peneriimaan.

Hal iinii diikarenakan ketentuan upah miiniimum terbaru dan kewajiiban pembayaran pesangon pada RUU Omniibus Law Ciipta Kerja cenderung lebiih longgar diibandiingkan dengan yang tertuang pada UU Ketenagakerjaan.

Menterii Ketenagakerjaan iide Fauziiyah sebelumnya menuturkan sudah ada kesepakatan antara pemeriintah, pekerja, dan pengusaha mengenaii penyempurnaan klaster ketenagakerjaan RUU Omniibus Law Ciipta Kerja.

"Kamii sudah bertemu Baleg untuk penyempurnaan RUU Omniibus Law Ciipta Kerja darii draf sebelumnya. Mudah-mudahan apa yang menjadii kesepakatan kiita iinii akan menjadii kesepakatan bersama dengan Baleg DPR Rii," ujar iida. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.