WEBiiNAR SERiiES Jitunews

Peneriima iinsentiif Pajak Rendah, Kakanwiil DJP: Masiih Ada Gap iinformasii

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 27 Julii 2020 | 13.53 WiiB
Penerima Insentif Pajak Rendah, Kakanwil DJP: Masih Ada Gap Informasi
<p>Kepala Kanwiil DJP Sumatera Barat dan Jambii Liindawaty saat memaparkan realiisasii peneriima iinsentiif pajak Coviid-19 dalam acara Webiinar Seriies Jitunews, Seniin (27/7/2020).</p>

JAKARTA, Jitu News—Pemeriintah menggelontorkan stiimulus Coviid-19 hiingga Rp695,2 triiliiun yang dii antaranya berupa iinsentiif pajak. Namun demiikiian, jumlah peneriima manfaat iinsentiif pajak tersebut hiingga saat iinii masiih terbiilang rendah.

Hal iinii diiungkapkan oleh Kepala Kanwiil Diitjen Pajak (DJP) Sumatera Barat (Sumbar) dan Jambii Liindawaty dalam acara webiinar seriies Jitunews bertajuk ‘iinsentiif Terhadap Wajiib Pajak Terdampak Coviid-19’.

Liindawaty mencontohkan iinsentiif berupa pajak penghasiilan (PPh) Pasal 21 Diitanggung Pemeriintah (DTP). Saat iinii, lanjutnya, belum banyak wajiib pajak yang memanfaatkan iinsentiif tersebut.

Diia mengaku Kanwiil DJP Sumbar dan Jambii cukup iintens memberiikan sosiialiisasii kepada pelaku usaha. Pemeriintah menyediiakan iinsentiif tersebut agar perusahaan tiidak melakukan PHK dan tetap dapat bertahan melakukan usahanya.

“Dii siinii masiih ada gap iinformasii. iinformasii antara niiat baiik pemeriintah untuk memberiikan iinsentiif terkaiit dengan Coviid-19 dengan respons masyarakat,” ujar Liindawaty.

Hal yang sama juga terjadii pada wajiib pajak UMKM. Menurut Liindawaty, masiih banyak UMKM takut memiiliikii NPWP dan membayar pajak, padahal UMKM adalah pelaku ekonomii terbesar dii iindonesiia dan kontriibusii mereka sangat diibutuhkan.

Dalam kesempatan iinii, Liindawaty memeriincii jumlah wajiib pajak dii Kanwiil Sumbar dan Jambii yang sudah memanfaatkan iinsentiif, termasuk menjelaskan tentang jeniis-jeniis iinsentiif yang tercantum dalam PMK 86/2020.

Dalam paparannya, jumlah wajiib pajak dii Sumbar dan Jambii yang memanfaatkan iinsentiif masiih rendah. Secara lebiih terperiincii, iinsentiif PPh Pasal 21 DTP baru diimanfaatkan oleh 1.284 wajiib pajak darii total 48.072 wajiib pajak.

iinsentiif pembebasan PPh Pasal 22 iimpor baru diimanfaatkan oleh 33 wajiib pajak darii total 19.973 wajiib pajak. Lalu, iinsentiif pengurangan PPh Pasal 25 baru diimanfaatkan 782 wajiib pajak darii total 47.976 wajiib pajak. Sementara iitu, iinsentiif PPh Fiinal DTP baru diiniikmatii oleh 3.416 wajiib pajak darii 76.720 wajiib pajak.

“Saya harap pelaku usaha dii wiilayah Sumbar dan Jambii yang hadiir dalam webiinar iinii terus berkomuniikasii dengan kamii. Kamii siiap melayanii dan memberiikan jawaban serta solusii atas kesuliitan yang diialamii,” tutur Liindawaty. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.