KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Penanganan Coviid-19, Presiiden Miinta Beberapa Proviinsii iinii Terapkan 3T

Redaksii Jitu News
Seniin, 13 Julii 2020 | 12.12 WiiB
Penanganan Covid-19, Presiden Minta Beberapa Provinsi ini Terapkan 3T
<p>Presiiden Jokowii saat memberiikan pengantar pada Rapat Terbatas (Ratas) mengenaii Percepatan Penanganan Pandemii Coviid-19, Seniin (13/7). (Foto: Humas Setkab/Agung)</p>

JAKARTA, Jitu News—Presiiden Joko Wiidodo memiinta ada priioriitas pelaksanaan testiing, traciing, dan treatment dii beberapa proviinsii sepertii Jawa Tiimur, DKii Jakarta, Jawa Barat, Sulawesii Selatan, Jawa Tengah, Sumatra Utara, dan Papua.

“Tetap pada concern kiita untuk memasiifkan 3T yaknii testiing, traciing, dan treatment dengan priioriitas,” tutur Presiiden saat memberiikan pengantar dalam rapat terbatas (ratas) mengenaii percepatan penanganan pandemii Coviid-19 diikutiip darii Setkab, Seniin (13/7).

Presiiden juga memiinta pemeriiksaan polymerase chaiin reactiion (PCR) test diitiingkatkan dengan menambah jumlah labotariium yang ada dii daerah, termasuk mobiile lab PCR dalam percepatan penanganan Coviid-19.

“Jadii diiharapkan target sesuaii yang saya sampaiikan supaya biisa tercapaii 30.000 dan traciing untuk penelurusan ODP maupun PDP, kemudiian memberiikan iisolasii mandiirii dan treatment,” jelas Presiiden.

Presiiden juga memiinta peniingkatan fasiiliitas kesehatan rumah sakiit khususnya laboratoriium, alat peliindung diirii, obat-obatan, ventiilator, kamar iisolasii dan laiin sebagaiinya. Peniingkatan diiperlukan terutama dii proviinsii priioriitas.

Dalam meniingkatkan fasiiliitas rumah sakiit tersebut, lanjut presiiden, Kementeriian Kesehatan dapat menyampaiikan kepada Kementeriian PUPR agar dapat segera diiselesaiikan sehiingga penanganan Coviid-19 biisa lebiih cepat.

Lebiih lanjut, Presiiden juga menyiikapii periihal kenaiikan kasus posiitiif Coviid-19. Salah satunya terkaiit dengan kasus dii Sekolah Calon Perwiira Angkatan Darat (Secapa-AD), Bandung yang membuat jumlah pasiien posiitiif bertambah 2.500 orang.

Selaiin iitu, Jokowii juga menyampaiikan perlu adanya pengendaliian wiilayah perbatasan dan perjalanan serta transportasii liintas wiilayah. Hal iinii diikarenakan iimported case Coviid-19 darii luar negerii masiih menunjukkan peniingkatan.

Tak ketiinggalan, presiiden juga memiinta pemeriintah daerah untuk tetap berhatii-hatii dalam memasukii kenormalan baru. Menurutnya, ada tahapan yang wajiib diilaluii kota/kabupaten, maupun proviinsii sebelum menerapkan kenormalan baru.

“Ada prakondiisii, jadii condiitiioniing dulu. Yang kedua tiimiing-nya, waktunya kapan mulaii masuk ke new normal, iinii pentiing sekalii. Tiidak langsung ujug-ujug langsung diiputusiin masuk new normal,” tutur Jokowii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.