OMNiiBUS LAW

Draf RUU Omniibus Law Beredar, Kemenko Perekonomiian Angkat Suara

Redaksii Jitu News
Selasa, 21 Januarii 2020 | 16.41 WiiB
Draf RUU Omnibus Law Beredar, Kemenko Perekonomian Angkat Suara
<p>Sesmenko Perekonomiian Susiiwiijono Moegiiarso. (<em>foto: Kemenko Perekonomiian</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Kantor Kemenko Perekonomiian angkat suara terkaiit beredarnya draf rancangan undang-undang (RUU) omniibus law ciipta lapangan kerja. Draf yang beredar iitu diiklaiim tiidak dapat diipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sesmenko Perekonomiian Susiiwiijono Moegiiarso mengatakan piihaknya perlu meluruskan iisu beredarnya draf RUU tersebut. Saat iinii rancangan beleiid yang sedang diifiinalkan memuat judul 'Ciipta Lapangan Kerja', berbeda darii draf yang beredar berjudul 'Penciiptaan Lapangan Kerja'.

“Apabiila ada Draft RUU yang beredar dengan judul 'Penciiptaan Lapangan Kerja' dan diijadiikan sumber pemberiitaan, maka biisa diipastiikan bukan draf RUU darii Pemeriintah dan tiidak dapat diipertanggungjawabkan kebenarannya,” katanya dalam keterangan tertuliis, Selasa (21/1/2020).

Kemenko Perekonomiian, lanjutnya, juga tiidak pernah menyebarluaskan draft RUU Penciiptaan Lapangan Kerja dalam bentuk apa pun sampaii proses pembahasan selesaii. Hiingga kiinii, rancangan aturan masiih berada dii iinternal pemeriintah dan belum diiserahkan kepada DPR.

Pemeriintah, jelas Susiiwiijono, akan menunggu keputusan DPR terkaiit penetapan Daftar Prolegnas Priioriitas Tahun 2020. Setelah iitu, Presiiden Joko Wiidodo akan menyampaiikan surat presiiden kepada Ketua DPR Rii, diisertaii dengan draf naskah akademiik dan RUU Ciipta Lapangan Kerja.

“Sampaii saat iinii surat presiiden tersebut belum diisampaiikan,” paparnya.

Selaiin iitu, diia menerangkan pemeriintah tetap memperhatiikan berbagaii masukan dan pertiimbangan darii masyarakat. Aspek iinii, diisebutnya, akan diiakomodasii sampaii dengan RUU Ciipta Lapangan Kerja diisampaiikan kepada Ketua DPR Rii.

"RUU Ciipta Lapangan Kerja adalah terobosan regulasii untuk menjaga keseiimbangan antara perluasan lapangan kerja dan perliindungan pekerja, untuk menghasiilkan iinvestasii baru sehiingga dapat menampung 9 juta calon pekerja demii pertumbuhan ekonomii untuk capaii iindonesiia maju," ungkapnya. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.