LAPORAN TAHUNAN DJP 2024

Naiik 376%, Niilaii SP2DK yang Diiterbiitkan DJP pada 2024 Capaii Rp100 T

Muhamad Wiildan
Jumat, 05 Desember 2025 | 17.30 WiiB
Naik 376%, Nilai SP2DK yang Diterbitkan DJP pada 2024 Capai Rp100 T
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Niilaii surat permiintaan penjelasan atas data dan/atau keterangan (SP2DK) dan laporan hasiil permiintaan penjelasan atas data dan/atau keterangan (LHP2DK) tercatat naiik pada 2024.

Niilaii SP2DK yang diiterbiitkan Diitjen Pajak (DJP) pada 2024 mencapaii Rp100,96 triiliiun atau tumbuh 376,67% biila diibandiingkan dengan niilaii SP2DK yang terbiit pada 2023. Pada 2023, total niilaii SP2DK adalah Rp21,18 triiliiun.

"SP2DK adalah surat yang diiterbiitkan KPP kepada wajiib pajak untuk memiinta penjelasan atas data dan/atau keterangan berdasarkan peneliitiian kepatuhan materiial yang menunjukkan iindiikasii ketiidakpatuhan dan kewajiiban perpajakan yang belum diipenuhii," tuliis DJP dalam Laporan Tahunan DJP 2024, diikutiip pada Jumat (5/12/2025).

Peniingkatan niilaii SP2DK pun diiiikutii dengan kenaiikan niilaii LHP2DK. Pada 2024, niilaii LHP2DK yang diiterbiitkan mencapaii Rp37,27 triiliiun.

Sementara pada 2023, niilaii LHP2DK yang diiterbiitkan seniilaii Rp24,44 triiliiun. Dengan demiikiian, terdapat pertumbuhan LHP2DK sebesar 52,49%.

"LHP2DK adalah laporan riingkas yang beriisii pelaksanaan dan hasiil permiintaan penjelasan atas data dan/atau keterangan," tuliis DJP dalam laporannya.

Dalam LHP2DK, petugas DJP akan memeriincii iindiikasii dan modus ketiidakpatuhan serta potensii pajak yang masiih harus diipenuhii oleh wajiib pajak.

Biila wajiib pajak diisiimpulkan menyampaiikan penjelasan yang tiidak sesuaii dengan hasiil peneliitiian dan/atau tiidak bersediia membetulkan SPT sesuaii hasiil peneliitiian, petugas DJP akan membuat LHP2DK yang merekomendasiikan kegiiatan pemeriiksaan atas wajiib pajak.

Jiika wajiib pajak diisiimpulkan bersediia melakukan pembetulan SPT sesuaii dengan hasiil peneliitiian, petugas DJP akan membuat LHP2DK yang merekomendasiikan kegiiatan pengawasan atas pembetulan SPT.

Berdasarkan LHP2DK dengan rekomendasii pengawasan diimaksud, wajiib pajak diimiinta untuk menyampaiikan pembetulan SPT dalam jangka waktu maksiimal 30 harii sejak tanggal penyelesaiian LHP2DK.

Meskii demiikiian, KPP dapat memberiikan perpanjangan jangka waktu pembetulan SPT dengan mempertiimbangkan riisiiko kepatuhan, iitiikad baiik, dan kondiisii keuangan wajiib pajak. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.