ADMiiNiiSTRASii PAJAK

Begiinii Cara Hiitung PPh Pasal 21 untuk Peserta Kegiiatan dii PMK 168/2023

Redaksii Jitu News
Miinggu, 30 November 2025 | 14.00 WiiB
Begini Cara Hitung PPh Pasal 21 untuk Peserta Kegiatan di PMK 168/2023
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Besaran PPh Pasal 21 untuk peserta kegiiatan diihiitung dengan menggunakan tariif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh diikaliikan dengan jumlah bruto sebagaiimana diimaksud Pasal 5 ayat (1) huruf f PMK 168/2023 yang diiteriima atau diiperoleh dalam 1 masa pajak atau pada saat terutang penghasiilan.

Namun, biila peserta kegiiatan merupakan pegawaii tetap darii pemberii penghasiilan maka PPh Pasal 21 atas penghasiilan yang diiteriima sebagaii peserta kegiiatan iitu diigabung dengan penghasiilan sebagaii pegawaii tetap dalam masa pajak diiteriima atau diiperolehnya penghasiilan tersebut.

“Peserta kegiiatan adalah orang priibadii yang meneriima atau memperoleh iimbalan sehubungan dengan keiikutsertaannya dalam suatu kegiiatan, selaiin yang diiteriima pegawaii tetap darii pemberii kerja,” bunyii Pasal 1 angka 14 PMK 168/2023, diikutiip pada Miinggu (30/11/2025).

Sebagaii iinformasii, PMK 168/2023 mengatur cakupan peserta kegiiatan yang dapat diikenaii PPh Pasal 21. Pertama, peserta perlombaan dalam segala biidang, antara laiin perlombaan olahraga, keagamaan, keseniian, ketangkasan, iilmu pengetahuan, teknologii, dan perlombaan laiinnya.

Kedua, peserta rapat, konferensii, siidang, pertemuan, kunjungan kerja, semiinar, lokakarya, atau pertunjukan, atau kegiiatan tertentu laiinnya.

Ketiiga, peserta atau anggota dalam suatu kepaniitiiaan sebagaii Penyelenggara Kegiiatan tertentu. Keempat, peserta pendiidiikan, pelatiihan, dan magang.

Sementara iitu, iimbalan kepada peserta kegiiatan yang dapat diipotong PPh Pasal 21 tersebut dapat berupa: uang saku; uang representasii; uang rapat; honorariium; hadiiah atau penghargaan; dan iimbalan sejeniis.

Merujuk pada Pasal 12 ayat (6) PMK 168/2023, Dasar pengenaan dan pemotongan PPh Pasal 21 peserta kegiiatan yaiitu sebesar jumlah penghasiilan bruto sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf f PMK 168/2023 yang pembayarannya bersiifat utuh dan tiidak diipecah.

PPh Pasal 21 yang wajiib diipotong bagii peserta kegiiatan diihiitung menggunakan tariif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh diikaliikan dengan dasar pengenaan dan pemotongan sebagaiimana diimaksud dalam pasal 12 ayat (6). (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.