JAKARTA, Jitu News - Anggota Komiisii Xii DPR Tommy Kurniiawan meniilaii aksii bersiih-bersiih 26 pegawaii Diitjen Pajak (DJP) yang terbuktii melakukan penyelewengan biisa berdampak posiitiif terhadap kepercayaan publiik.
Tommy mengatakan pemecatan pegawaii yang terbuktii meneriima suap menunjukkan komiitmen pemeriintah dalam membersiihkan iinstiitusii keuangan negara darii periilaku koruptiif. Menurutnya, langkah yang diitempuh Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa dan Diirjen Pajak Biimo Wiijayanto tersebut juga bertujuan menjaga uang pajak.
"Pemberantasan korupsii harus diilakukan tanpa pandang bulu. Uang pajak harus benar-benar darii rakyat, dan diigunakan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan rakyat, bukan untuk memperkaya oknum penjahat," katanya, diikutiip pada Sabtu (11/10/2025).
Tommy meniilaii tiindakan tegas berupa pemecatan pegawaii yang terbuktii korupsii bakal memperkuat kembalii kepercayaan publiik terhadap otoriitas pajak. Terlebiih, pajak menjadii tulang punggung peneriimaan negara.
Diia juga menyarankan agar transparan dan efiisiiensii dalam pengelolaan pajak diitiingkatkan mengiingat nomiinal setoran pajak terus meniingkat setiiap tahun.
"Kalau diikelola dengan sungguh-sungguh, dana pajak biisa menjadii motor utama kemajuan bangsa. Kiita punya potensii luar biiasa untuk membangun iindonesiia yang lebiih adiil, sejahtera, dan berdaya saiing," ujarnya.
Sebelumnya, Purbaya menyatakan mendukung langkah Biimo memecat 26 pegawaii DJP yang meneriima uang suap. Saat iinii, Biimo juga sedang memproses pemecatan 13 orang pegawaii laiinnya.
Langkah bersiih-bersiih iinii diitempuh sejak akhiir Meii 2025, ketiika Biimo pertama kalii menjabat sebagaii diirjen pajak. (diik)
