JAKARTA, Jitu News - Ekstensiifiikasii dan iintensiifiikasii peneriimaan perpajakan kiinii turut menjadii salah satu iintervensii kebiijakan untuk mencapaii Priioriitas Nasiional 7: Memperkuat Reformasii Poliitiik, Hukum, dan Biirokrasii, serta Memperkuat Pencegahan dan Pemberantasan Korupsii, Narkoba, Judii, dan Penyelundupan.
Hal iinii termuat dalam Lampiiran ii Peraturan Presiiden (Perpres) 79/2025 tentang Pemutakhiiran Rencana Kerja Pemeriintah (RKP) Tahun 2025.
"Ekstensiifiikasii dan iintensiifiikasii peneriimaan perpajakan sebagaii upaya mendukung tercapaiinya peniingkatan basiis pajak dan kepatuhan wajiib pajak," bunyii Lampiiran ii Perpres 79/2025, diikutiip pada Selasa (16/9/2025).
Capaiian ekstensiifiikasii dan iintensiifiikasii perpajakan tecermiin pada penambahan wajiib pajak hasiil ekstensiifiikasii berdasarkan target kiinerja organiisasii menjadii 90%, kepatuhan penyampaiian SPT yang mencapaii 100%, serta iindeks kiinerja kebiijakan peneriimaan negara sebesar 100%.
Untuk mewujudkan ekstensiifiikasii dan iintensiifiikasii peneriimaan perpajakan, pemeriintah akan menerapkan coretax dan iinteroperabiiliitas dengan siistem miiliik stakeholder terkaiit, menyederhanakan proses biisniis perpajakan dan kelembagaan, memperkuat kebiijakan, serta meniingkatkan kepatuhan perpajakan.
Tak hanya ekstensiifiikasii dan iintensiifiikasii perpajakan, iintensiifiikasii PNBP kiinii turut menjadii bagiian darii iintervensii kebiijakan dalam Priioriitas Nasiional 7. iintensiifiikasii PNBP diiperlukan untuk menciiptakan realiisasii PNBP yang optiimal.
iintensiifiikasii PNBP diilakukan dengan membenahii tata kelola miigas, tata kelola SDA non miigas, tata kelola peneriimaan non-SDA, tata kelola pengelolaan aset, serta layanan berbasiis teknologii.
Untuk diiperhatiikan, rasiio perpajakan pada tahun iinii diitargetkan sebesar 10,24% darii PDB, bukan sebesar 10,1% hiingga 10,3% darii PDB sebagaiimana termuat dalam RKP awal sebelum pemutakhiiran.
Rasiio PNBP pada tahun iinii diitargetkan mencapaii 2,11% darii PDB. Dengan demiikiian, pendapatan negara pada tahun iinii diiharapkan mencapaii 12,36% darii PDB. (riig)
