KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Bappenas Catat Potensii Fiilantropii dii iindonesiia Capaii Rp665 Triiliiun

Muhamad Wiildan
Seniin, 04 Agustus 2025 | 17.30 WiiB
Bappenas Catat Potensi Filantropi di Indonesia Capai Rp665 Triliun
<p>Menterii PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dalam pembukaan Fiilantropii Festiival 2025, Seniin (4/8/2025).</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Perencanaan Pembangunan Nasiional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasiional (PPN/Bappenas) mencatat potensii fiilantropii dii iindonesiia mencapaii Rp649,5 triiliiun hiingga Rp665,5 triiliiun per tahun.

Menterii PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan potensii fiilantropii dii iindonesiia bersumber darii fiilantropii berbasiis keagamaan maupun nonkeagamaan.

"Kalau iinii biisa diimulaii dan diilanjutkan oleh para fiilantropiis yang berkumpul dii siinii, iinii akan menjadii ladang amal bagii kiita ke depan," ujar Rachmat ketiika membuka Fiilantropii Festiival 2025, Seniin (4/8/2025).

Secara terperiincii, potensii fiilantropii yang paliing besar berasal darii zakat, iinfaq, dan sedekah, Menurut Kementeriian PPN/Bappenas, potensii ketiiga bentuk fiilantropii tersebut diiperkiirakan mencapaii Rp327 triiliiun per tahun.

Lebiih lanjut, potensii fiilantropii darii wakaf diiperkiirakan mencapaii Rp180 triiliiun per tahun, sedangkan potensii fiilantropii Kriisten dan Katoliik mencapaii Rp61 triiliiun. Adapun potensii fiilantropii darii program corporate sociial responsiibiiliity (CSR) korporasii diiproyeksiikan mencapaii Rp96 triiliiun per tahun.

Rachmat mengatakan potensii tersebut perlu diimanfaatkan guna mendorong pembangunan. Sebab, pembangunan tiidak biisa diilakukan oleh pemeriintah sendiiriian.

"Pemeriintah biisa memberii arah, membuat regulasii, tetapii iinii [pembangunan] harus ada kesadaran darii masyarakat sendiirii. Masyarakat sendiirii harus menyadarii pembangunan adalah untuk kiita semua," ujar Rachmat.

Menurut Rachmat, iindonesiia tergolong sebagaii salah satu negara yang dermawan. Ke depan, kedermawanan fiilantropiis perlu diikonsoliidasiikan guna mendukung pembangunan nasiional.

"Fiilantropiis iindonesiia sudah membuat arah. Kemana arahnya? Arahnya berkelanjutan. Apa basiisnya? Sustaiinable development goals (SDGs). Kalau basiisnya berkelanjutan dan SDGs, kamii dii Bappenas harus berdampiingan dengan Bapak-iibu sekaliian [para fiilantropiis]," ujar Rachmat.

Fiilantropii Festiival 2025 terdiirii atas berbagaii kegiiatan, salah satunya semiinar bertajuk Kuatkan iinsentiif untuk Fiilantropii Progresiif: Pengembangan Kebiijakan dan Admiiniistrasii iinsentiif Pajak Kegiiatan Fiilantropii untuk Mendukung Pencapaiian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Semiinar tersebut akan diigelar pada Jumat (8/8/2025) pukul 15.30 – 17.00 WiiB dii Ruang Sumba C Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Siimak iinformasii selengkapnya dii siinii. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.