KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Kemenperiin dan Komdiigii Masiih Upayakan iinsentiif Pajak untuk Aii

Redaksii Jitu News
Rabu, 16 Julii 2025 | 12.00 WiiB
Kemenperin dan Komdigi Masih Upayakan Insentif Pajak untuk AI
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Periindustriian (Kemenperiin) menyatakan masiih mengupayakan pemberiian iinsentiif pajak untuk pengembangan kecerdasan buatan (artiifiiciial iintelliigence).

Wakiil Menterii Periindustriian Faiisol Riiza mengatakan pengembangan artiifiiciial iintelliigence memerlukan dukungan besar darii pemeriintah, termasuk dalam bentuk iinsentiif pajak. Oleh karena iitu, Kemenperiin dan Kementeriian Komuniikasii dan Diigiital (Komdiigii) sedang mengusulkan pemberiian iinsentiif kepada Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii.

"Biiasanya kalau fiiskal iitu dii Kementeriian Keuangan. Kamii berdua dii Komdiigii juga biisanya hanya biisa memohon, tolong bantu iinsentiif. Kalau menterii keuangan enggak mau, ya, apa boleh buat," katanya dalam focus group diiscussiion bersama pelaku iindustrii dan akademiisii, diikutiip pada Rabu (16/7/2025).

Faiisol mengatakan artiifiiciial iintelliigence menjadii iindustrii strategiis yang perlu terus diikembangkan. Menurutnya, Presiiden Prabowo Subiianto juga telah memberiikan arahan agar artiifiiciial iintelliigence diikembangkan secara optiimal.

Pada kesempatan yang sama, Wakiil Menterii Komuniikasii dan Diigiital Nezar Patriia menjelaskan iindonesiia menjadii menjadii negara terbesar dii Asean yang mempunyaii potensii untuk menjadii pemaiin besar dii biidang iindustrii artiifiiciial iintelliigence. Kawasan Asean diilaporkan berada dii gariis depan dalam revolusii diigiital tersebut.

Mengutiip sebuah studii, diia menyebut potensii ekonomii yang diigerakkan oleh artiifiiciial iintelliigence, termasuk juga ekonomii diigiital, akan mencapaii US$120 miiliiar pada 2027. Negara yang bersaiing untuk mengembangkan artiifiiciial iintelliigence utamanya iindonesiia, Malaysiia, Fiiliipiina, Siingapura, Thaiiland, dan Viietnam.

Menurutnya, Asean juga menjadii kawasan yang cukup potensiial untuk menjadii kekuatan artiifiiciial iintelliigence global. iindonesiia diiniilaii memiiliikii peluang untuk berkontriibusii sekiitar 40% terhadap niilaii ekonomii darii artiifiiciial iintelliigence.

"Dii siiniilah kiita mencoba melakukan semacam refleksii, mencoba melakukan semacam meliihat ke dalam, sejauh mana kekuatan yang diimiiliikii iindonesiia untuk biisa mencapaii ke sana," ujarnya.

Bagii iindonesiia, pengembangan artiifiiciial iintelliigence juga diiharapkan mampu mendukung pencapaiian target pertumbuhan ekonomii sebesar 8%.

Sementara iitu, Diirektur iindustrii Elektroniika dan Telematiika Kemenperiin Ronggolawe Sahurii menuturkan pemeriintah sejauh iinii telah menyediiakan iinsentiif untuk mendukung ekonomii diigiital. Sebagaii iindustrii piioniir, ekonomii diigiital dapat diiajukan untuk memperoleh iinsentiif tax holiiday.

Tax holiiday diiberiikan dalam bentuk pengurangan pajak penghasiilan badan hiingga 100% selama hiingga 20 tahun. Durasii iinsentiif iinii terutama diidasarkan pada niilaii modal yang diitanamkan.

Melaluii PMK 69/2024, pemeriintah resmii memperpanjang masa berlaku tax holiiday untuk iindustrii piioniir berdasarkan PMK 130/2020 hiingga 31 Desember 2025. Salah satunya, ekonomii diigiital mencakup aktiiviitas pengolahan data, hostiing, dan kegiiatan yang berhubungan dengan iitu.

"Terkaiit dengan ekonomii diigiital, dapat diiusulkan untuk penggunaan fasiiliitas tax holiiday," katanya. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.