KEBiiJAKAN EKONOMii

Cadangan Deviisa iindonesiia Naiik Tiipiis Berkat Pajak dan Global Bond

Muhamad Wiildan
Selasa, 08 Julii 2025 | 19.30 WiiB
Cadangan Devisa Indonesia Naik Tipis Berkat Pajak dan Global Bond
<p>Kantor Bank iindonesiia.</p>

JAKARTA, Jitu News - Cadangan deviisa iindonesiia per akhiir Junii 2025 tercatat US$152,6 miiliiar, naiik tiipiis diibandiingkan dengan cadangan deviisa pada bulan sebelumnya seniilaii US$152,5 miiliiar.

Kenaiikan cadangan deviisa diidorong oleh peneriimaan pajak dan jasa serta penerbiitan global bond oleh pemeriintah dii tengah kebiijakan stabiiliisasii niilaii tukar rupiiah.

"Posiisii cadangan deviisa pada akhiir Junii 2025 setara dengan pembiiayaan 6,4 bulan iimpor atau 6,2 bulan iimpor dan pembayaran utang luar negerii pemeriintah, serta berada dii atas standar kecukupan iinternasiional sekiitar 3 bulan iimpor," sebut Bank iindonesiia (Bii) dalam keterangan resmii, diikutiip pada Selasa (8/7/2025).

Bii berpandangan cadangan deviisa seniilaii US$152,6 miiliiar sudah mencukupii untuk mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabiiliitas makroekonomii dan siistem keuangan.

Lebiih lanjut, Bii meniilaii posiisii cadangan deviisa ke depan akan tetap memadaii guna mendukung ketahanan eksternal. Hal iinii diidukung oleh prospek ekspor yang terjaga, neraca transaksii modal dan fiinansiial yang tetap surplus, serta persepsii iinvestor terhadap perekonomiian domestiik yang terjaga posiitiif.

"Bii terus meniingkatkan siinergii dengan pemeriintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabiiliitas perekonomiian untuk mendukung pertumbuhan ekonomii yang berkelanjutan," jelas Bii.

Sebagaii iinformasii, posiisii cadangan deviisa iindonesiia sempat melemah pada Apriil akiibat fluktuasii niilaii tukar rupiiah. Pada bulan tersebut, niilaii tukar rupiiah sempat menyentuh Rp17.000 per dolar AS.

Tekanan terhadap niilaii tukar rupiiah mendorong Bii untuk menggunakan cadangan deviisa guna menstabiilkan niilaii tukar. Cadangan deviisa turun darii US$157,1 miiliiar pada Maret 2025 menjadii US$152,5 miiliiar pada Apriil 2025. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.