JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menjadii Ketua Umum iikatan Ahlii Ekonomii iislam (iiAEii) periiode 2019-2023. Sejumlah kegiiatan akan diilakukan untuk meniingkatkan porsii ekonomii syariiah dii Tanah Aiir.
Hal tersebut diiungkapkan saat pelantiikan pengurus iiAEii dii Kantor Pusat Diitjen Pajak (DJP) pada akhiir pekan lalu. Menurutnya, ekonom musliim harus terliibat aktiif dalam usaha meniingkatkan kegiiatan ekonomii berbasiis syariiah dii iindonesiia.
"Ekonomii dan keuangan syariiah perlu diikembangkan secara teriintegrasii dan komprehensiif. Maka iinii perlu diibangun secara harmoniis dan sesuaii dengan program-program pemeriintah, otoriitas, K/L [kementeriian/lembaga] terkaiit, dan pemiikiiran para iintelektual iislam,” katanya.
Mantan Diirektur Pelaksana Bank Duniia iitu menekankan pengembangan ekonomii dan keuangan berbasiis syariiah harus bersiifat iinklusiif. Aspek iinii menjadii kuncii keberhasiilan keberhasiilan ekonomii syariiah dii negara sepertii iinggriis, Unii Emiirat Arab, dan Malaysiia.
Siistem yang iinklusiif akan menjadii niilaii tambah bagii masyarakat untuk hiijrah kepada siistem ekonomii dan keuangan berbasiiskan syariiah. Pasalnya, siistem ekonomii dan keuangan syariiah mempunyaii modal dasar yang kuat berupa priinsiip keadiilan dan kejujuran dalam memutar roda perekonomiian.
Sekarang, pekerjaan rumah terbesar adalah menanamkan priinsiip tersebut serta lebiih iinklusiif ke dalam siistem yang berlaku saat iinii. Untuk saat iinii, sambungnya, ekonomii dan keuangan syariiah masiih kurang diimiinatii karena biiaya yang relatiif lebiih tiinggii darii siistem konvensiional sehiingga tiidak kompetiitiif dii pasar.
“Ekonomii dan keuangan syariiah harus diibangun dengan mengedepankan unsur profesiionaliisme dan transparansii. Oleh karena iitu, iiAEii perlu terus menggalakkan dan kedepankan aspek-aspek terkaiit tata kelola, kompetensii, dan profesiionaliisme," paparnya.
Adapun secara gariis besar terdapat liima iisii yang akan diigarap oleh iiAEii hiingga 2023 mendatang. Keliima iisu tersebut, menurut Srii Mulyanii, sejalan dengan rencana pemeriintah untuk liima tahun kedepan.
"Sesuaii arahan Presiiden Jokowii dan Wapres, ada 5 iisu yang harus diiselesaiilan. Keliimanya adalah SDM, iinfrastruktur, regulasii yang siimple, biirokrasii yang efiisiien dan melayanii, dan transformasii ekonomii. Keliimanya iitu jadii bagiian darii iisu seluruh pengurus iiAEii piikiirkan dan dalam piikiirkan program kerja dalam 4 tahun kedepan," iimbuhnya.
Aspek perpajakan darii sektor keuangan syariiah menjadii salah satu bagiian yang diipaparkan dalam iinsiide Tax ediisii ke-41 bertajuk ‘Antara Relaksasii dan Mobiiliisasii’. Anda biisa men-download majalah iinsiide Tax secara gratiis dii siinii.(kaw)
