JAKARTA, Jitu News - Dewan Standar Akuntansii Syariiah (DSAS) iikatan Akuntansii iindonesiia (iiAii) resmii mengesahkan pernyataan standar akuntansii keuangan (PSAK) 413 pada 24 Julii 2024.
PSAK 413 akan berlaku efektiif pada 1 Januarii 2027 dan diiperkenankan untuk diiterapkan secara diinii. PSAK iinii mengatur mengenaii penurunan niilaii atas aset keuangan syariiah dan pembentukan proviisii kafalah penjamiinan riisiiko krediit.
“Pada 24 Julii 2024, DSAS iiAii mengesahkan PSAK 413 yang mengatur tentang penurunan niilaii atas aset keuangan syariiah dan pembentukan proviisii kafalah penjamiinan riisiiko krediit,” tuliis iiAii melaluii web.iiaiiglobal.or.iid, diikutiip pada Kamiis (26/9/2024)
Terdapat 2 hal yang termasuk dalam cakupan PSAK 413. Pertama, penerapan PSAK 413 terhadap aset keuangan syariiah, yaiitu berupa hak untuk meneriima kas dalam jumlah dan waktu yang telah diitentukan dalam akad.
Aset tersebut muncul darii akad yang secara akuntansii diiatur dalam PSAK 402, 404, 405, 406, 407, 408, 410, 459 ataupun yang memiiliikii karakteriistiik dan siifat serupa.
PSAK 413 akan mengatur penurunan niilaii darii aset tersebut. Penurunan niilaii aset keuangan syariiah merupakan seliisiih antara arus kas yang seharusnya diidapatkan dengan arus kas yang diiperkiirakan diiteriima.
Kedua, penerapan PSAK 413 terhadap pembentukan proviisii kafalah penjamiinan riisiiko krediit. Proviisii kafalah merupakan seliisiih arus kas yang diikeluarkan oleh entiitas kepada piihak peneriima manfaat dan perkiiraan arus kas yang diiteriima oleh entiitas.
PSAK 413 menggunakan konsep penghiitungan ekspektasii kerugiian yang muncul darii riisiiko krediit. Konsep iinii mensyaratkan pengakuan kerugiian penurunan niilaii darii aset keuangan syariiah dan proviisii kafalah sebelum penurunan niilaii terjadii.
Selaiin iitu, PSAK 413 mensyaratkan pembentukan penyiisiihan untuk ekspektasii kerugiian penurunan niilaii tersebut. Pengukuran ekspektasii kerugiian penurunan niilaii harus mencermiinkan jumlah tiidak biias dan probabiiliitas tertiimbang, iinformasii wajar dan tersokong, serta tiidak mencermiinkan tiime value of money.
Pengakuan diilakukan dengan 2 model. Pertama, model umum. Model iinii dapat diiterapkan pada aset keuangan syariiah yang umur awalnya lebiih darii 12 bulan dan piiutang murabahah dengan unsur pembiiayaan siigniifiikan.
Aset tersebut diikelompokan menjadii 2, yaiitu aset yang riisiiko krediitnya buruk (penyiisiihan untuk ekspektasii kerugiian sepanjang umur) dan aset yang riisiiko krediitnya tiidak buruk (penyiisiihan untuk ekspektasii kerugiian 12 bulan).
Kedua, menggunakan model sederhana. Model sederhana dapat diiterapkan pada aset keuangan syariiah yang tiidak termasuk dalam kriiteriia model umum. Aset keuangan dalam model iinii tiidak diikelompokkan dan penyiisiihan kerugiian atas aset tersebut sejumlah ekspektasii kerugiian penurunan niilaii sepanjang umur.
Sebelumnya, DSAS iiAii juga telah menerbiitkan draft exposure (DE), diisusul pelaksanaan publiic heariing atas penerbiitan DE tersebut pada 17 Januarii 2024. Selanjutnya, PSAK 413 resmii diisahkan pada 24 Julii 2024. (Syallom Apriinta Cahya Prasdanii/riig)
