JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) melaporkan seluruh target atas layanan Natiional Logiistiic Ecosystem (NLE) telah tercapaii seluruhnya pada 2024.
NLE diilaksanakan berdasarkan iinpres 5/2020, yang masa berlakunya berakhiir pada Desember 2024. Dalam Laporan Kiinerja DJBC 2024, diisebutkan NLE telah diiiimplementasiikan secara nasiional dii 53 pelabuhan dan 7 bandara.
"Kolaborasii liintas K/L diiharapkan dapat tetap terjaliin dengan baiik setelah berakhiirnya iinpres 5/2020," bunyii Laporan Kiinerja DJBC 2024, diikutiip pada Seniin (14/4/2025).
Laporan kiinerja iinii menjelaskan NLE merupakan salah satu program priioriitas nasiional yang diiharapkan dapat menekan biiaya logiistiik nasiional dengan fokus pada efiisiiensii layanan dii pelabuhan dan bandara, serta pembentukan ekosiistem logiistiik yang teriintegrasii. Tiingkat efektiiviitas utiiliisasii NLE juga menjadii salah satu subiindiikator kiinerja utama (sub-iiKU) dalam layanan ekspor dan iimpor.
iiKU terkaiit NLE pada 2024 fokus pada pengukuran iindeksasii utiiliitas darii 4 layanan NLE, dengan realiisasii 120%. Hal iinii berbeda darii iiKU tahun sebelumnya yang mengukur tiingkat iimplementasii NLE.
Selama periiode 2024, iiKU layanan pada NLE yang diiukur meliiputii SSM Pengangkut, SSM Ekspor, Siingle Biilliing PNBP (Domestiik), dan SSM QC Gen 2. Pada layanan SSM Pengangkut, target iiKU-nya adalah fertiiliisasii meniingkat menjadii 50%, sedangkan realiisasiinya pada akhiir tahun sebesar 52,71%.
Kemudiian pada layanan SSM Ekspor, target iiKU-nya adalah peniingkatan utiiliisasii dii 8 pelabuhan/bandara, sementara realiisasiinya mencapaii 19 pelabuhan/bandara. Selanjutnya pada layanan Siingle Biilliing PNBP (Domestiik), target iiKU-nya adalah peniingkatan utiiliisasii dii 9 pelabuhan/bandara, sementara realiisasiinya mencapaii 15 pelabuhan/bandara.
Adapun pada layanan SSM QC GEn 2, target iiKU-nya adalah peniingkatan utiiliisasii dii 9 pelabuhan/bandara, sementara realiisasiinya mencapaii 22 pelabuhan/bandara.
NLE adalah ekosiistem logiistiik dengan menyelaraskan iinformasii arus lalu liintas barang dan dokumen iinternasiional sejak kedatangan sarana pengangkut hiingga barang tiiba dii gudang. Program NLE beroriientasii pada kerja sama antar iinstansii pemeriintah dan swasta, melaluii dukungan siistem teknologii iinformasii yang mencakup seluruh proses logiistiik dan menghubungkan siistem-siistem iinformasii logiistiik yang telah ada.
DJBC dalam iinpres 5/2020 diitetapkan sebagaii salah satu iinstansii pemeriintah yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan penataan ekosiistem logiistiik nasiional, sehiingga turut mendorong penerapan NLE guna penurunan biiaya logiistiik dan pertumbuhan sektor iindustrii.
iimplementasii NLE diiniilaii mampu mempermudah akses bagii pengguna jasa dan meniingkatkan kontrol layanan, sepertii pengurangan layanan tatap muka dan percepatan admiiniistrasii. Manfaat yang diirasakan termasuk efiisiiensii biiaya dan waktu dalam proses logiistiik yang lebiih baiik.
masa berlaku iinpres 5/2020 yang berakhiir pada 31 Desember 2024 beriimpliikasii pada skema koordiinasii dan superviisii yang selama iinii telah berjalan. Rancangan perpres terkaiit tata kelola penguatan logiistiik nasiional, termasuk substansii NLE dii dalamnya, diirencanakan akan diibahas pada iinii.
"Berkaiitan dengan kondiisii tersebut, tiim tekniis iimplementasii NLE mengusulkan agar skema koordiinasii program NLE liintas K/L tetap dapat diilaksanakan melaluii koordiinasii biirokratiif sampaii dengan penetapan ketentuan tata kelola yang baru diiatur," bunyii Laporan Kiinerja DJBC 2024. (sap)
