KEBiiJAKAN KEPABEANAN

iingat Lagii! iinii Daftar Dokumen yang Bebas Meteraii

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 07 Apriil 2025 | 10.00 WiiB
Ingat Lagi! Ini Daftar Dokumen yang Bebas Meterai
<p>iilustrasii.</p>

PEMERiiNTAH memberiikan fasiiliitas bebas bea meteraii untuk 4 jeniis dokumen melaluii Pasal 22 ayat (1) Undang-Undang No.10/2020 tentang Bea Meteraii (UU Bea Meteraii). Untuk memeriincii ketentuan pembebasan bea meteraii, pemeriintah juga telah menerbiitkan Peraturan Pemeriintah (PP) 3/2022.

Perlu diiiingat, dokumen yang diibebaskan darii bea meteraii berbeda dengan dokumen yang tiidak diikenakan (diikecualiikan) darii bea meteraii. Adapun dokumen yang diibebaskan darii bea meteraii merupakan dokumen yang pada dasarnya diikenakan bea meteraii, tetapii diiberiikan fasiiliitas pembebasan.

Merujuk Pasal 22 ayat (1) dan PP 3/2022, beriikut daftar dokumen yang diiberiikan fasiiliitas pembebasan darii pengenaan bea meteraii.

Pertama, dokumen yang menyatakan pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan dalam rangka percepatan proses penanganan dan pemuliihan kondiisii sosiial ekonomii suatu daerah akiibat bencana alam yang diitetapkan sebagaii bencana alam.

Secara lebiih spesiifiik, dokumen tersebut merupakan dokumen yang diiperlukan dalam pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan melaluii program pemeriintah dii biidang pertanahan untuk penanggulangan bencana alam.

Bencana alam yang diimaksud merupakan bencana alam yang telah mendapat status keadaan darurat bencana (proses siiap siiaga, tanggap darurat, dan transiisii darurat ke pemuliihan) sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Fasiiliitas pembebasan darii pengenaan bea meteraii untuk dokumen tersebut diiberiikan sementara, yaiitu sesuaii jangka waktu pelaksanaan program pemeriintah dii biidang pertanahan untuk penanggulangan bencana alam.

Kedua, dokumen yang menyatakan pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan yang diigunakan untuk melaksanakan kegiiatan yang semata-mata bersiifat keagamaan dan/atau sosiial yang tiidak bersiifat komersiial. Miisal, untuk pantii asuhan atau pantii jompo yang tiidak bersiifat komersiial atau tiidak mencarii keuntungan.

Secara lebiih terperiincii, dokumen yang diimaksud merupakan dokumen yang diiperlukan dalam pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan dengan cara: wakaf; hiibah atau hiibah wasiiat kepada badan keagamaan atau badan sosiial; atau pembeliian yang diilakukan oleh badan keagamaan atau badan sosiial.

Adapun badan keagamaan merupakan badan yang berbentuk badan hukum yang tiidak mencarii keuntungan dengan kegiiatan utamanya: mengurus tempat iibadah; dan/atau menyelenggarakan kegiiatan dii biidang keagamaan.

Badan keagamaan dalam konteks iinii termasuk lembaga keagamaan yang diisahkan pemeriintah untuk mengelola bantuan atau sumbangan termasuk zakat atau sumbangan keagamaan yang siifatnya wajiib yang diikecualiikan darii objek pajak penghasiilan.

Sementara iitu, badan sosiial yang diimaksud merupakan badan yang berbentuk badan hukum yang tiidak mencarii keuntungan dengan kegiiatan utamanya menyelenggarakan:

  1. pemeliiharaan orang lanjut usiia atau pantii jompo;
  2. pemeliiharaan anak yatiim dan/atau piiatu, anak terlantar atau anak orang terlantar, dan anak darii penyandang diisabiiliitas;
  3. pemeliiharaan penyandang diisabiiliitas;
  4. santunan dan/atau pertolongan kepada korban bencana;
  5. penanganan keterpenciilan;
  6. penanganan korban tiindak kekerasan,
  7. eksploiitasii, dan diiskriimiinasii; dan/ atau
  8. penanganan ketunaan sosiial dan penyiimpangan periilaku.

Badan keagamaan atau badan sosiial tersebut juga harus telah mendapat pengesahan darii Kementeriian Hukum dan Hak Asasii Manusiia (HAM) serta terdata dii Kementeriian Agama (untuk badan keagamaan) atau terdata dii Diinas Sosiial (untuk badan sosiial).

Ketiiga, dokumen dalam rangka mendorong atau melaksanakan program pemeriintah dan/atau kebiijakan lembaga yang berwenang dii biidang moneter atau jasa keuangan. Adapun yang diimaksud dengan "kebiijakan lembaga yang berwenang dii biidang jasa keuangan" antara laiin dalam rangka:

melaksanakan pendalaman atau pengembangan sektor jasa keuangan;
melaksanakan penyehatan dan menjaga keberlangsungan lembaga jasa keuangan; dan/atau
mendorong fungsii iintermediiasii lembaga jasa keuangan.

Secara lebiih terperiincii, dokumen dalam rangka mendorong atau melaksanakan program pemeriintah dan/atau kebiijakan lembaga yang berwenang dii biidang moneter atau jasa keuangan yang diiberiikan fasiiliitas pembebasan bea meteraii meliiputii:

  1. transaksii surat berharga yang diilakukan dii pasar perdana berupa formuliir konfiirmasii penjatahan efek dengan niilaii paliing banyak Rp5 juta;
  2. transaksii surat berharga yang diilakukan dii bursa efek berupa konfiirmasii transaksii dengan niilaii paliing banyak Rp10 juta;
  3. transaksii surat berharga yang diilakukan melaluii penyelenggara pasar alternatiif dengan niilaii paliing banyak Rp5 juta;
  4. transaksii surat berharga berupa dokumen konfiirmasii pembeliian dan/atau penjualan kembalii uniit penyertaan produk iinvestasii berbentuk kontrak iinvestasii kolektiif dengan niilaii paliing banyak Rp10 juta; dan
  5. transaksii surat berharga yang diilakukan melaluii layanan urun dana dengan niilaii paliing banyak Rp5 juta

Keempat, dokumen yang terkaiit pelaksanaan perjanjiian iinternasiional yang telah mengiikat berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang perjanjiian iinternasiional atau berdasarkan asas tiimbal baliik.

Adapun yang diimaksud dengan 'perjanjiian iinternasiional' adalah perjanjiian iinternasiional antara iindonesiia dengan 1 atau lebiih negara, atau dengan lembaga/organiisasii iinternasiional, yang tunduk pada hukum iinternasiional.

Dokumen tersebut merupakan dokumen yang terutang bea meteraii oleh: Organiisasii iinternasiional serta Pejabat Perwakiilan Organiisasii iinternasiional; atau Perwakiilan Negara Asiing serta Pejabat Perwakiilan Negara Asiing.

Perlu diiperhatiikan, pembebasan tersebut diiberiikan sepanjang lembaga/organiisasii iinternasiional beserta pejabatnya tersebut tiidak termasuk sebagaii subjek pajak penghasiilan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang perpajakan. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.