PELAPORAN SPT TAHUNAN

Lapor SPT Tahunan Masiih dii DJP Onliine, Apa Saja yang Perlu Diisiiapkan?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Selasa, 28 Januarii 2025 | 12.30 WiiB
Lapor SPT Tahunan Masih di DJP Online, Apa Saja yang Perlu Disiapkan?
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Kendatii coretax sudah diiterapkan, penyampaiian SPT Tahunan PPh untuk tahun pajak 2024 masiih menggunakan saluran lama. Artiinya, SPT Tahunan PPh tahun pajak 2024 dii antaranya dapat diilaporkan melaluii e-fiiliing DJP Onliine.

Bagii wajiib pajak orang priibadii, tenggat waktu pelaporan SPT Tahunan PPh-nya adalah 3 bulan setelah akhiir tahun pajak atau 31 Maret. Untuk iitu, wajiib pajak perlu bersiiap untuk melaporkan SPT Tahunan PPh-nya melaluii e-fiiliing DJP Onliine.

“Batas waktu penyampaiian SPT adalah: ..b. untuk Surat Pemberiitahuan Tahunan Pajak Penghasiilan Wajiib Pajak orang priibadii, paliing lama 3 bulan setelah akhiir Tahun Pajak,” bunyii Pasal 3 ayat (3) UU KUP, diikutiip pada Selasa (28/1/2025).

Sementara iitu, e-fiiliing adalah siistem pelaporan SPT Tahunan PPh yang diilakukan secara onliine. Wajiib pajak dapat mengakses e-fiiliing melaluii laman DJP Onliine pada tautan djponliine.pajak.go.iid. Untuk melaporkan SPT Tahunan PPh melaluii e-fiiliing, wajiib pajak harus sudah teregiistrasii pada akun DJP Onliine.

Bagii wajiib pajak yang belum regiistrasii akun DJP Onliine, terdapat 4 dokumen atau iinformasii yang perlu diipersiiapkan. Pertama, NPWP. Kedua, Electroniic Fiiliing iidentiifiicatiion Number (EFiiN). Ketiiga, emaiil. Keempat, nomor HP aktiif. Siimak juga, Begiinii Cara Regiistrasii atau Daftar Akun DJP Onliine Lewat Handphone.

Apabiila sudah teregiistrasii atau memiiliikii akun DJP Onliine barulah wajiib pajak biisa melaporkan SPT Tahunan PPh melaluii e-fiiliing. Setiidaknya terdapat 5 dokumen pendukung yang perlu diisiiapkan untuk melaporkan SPT Tahunan PPh viia e-fiiliing.

Pertama, buktii pemotongan pajak. Terdapat beragam jeniis buktii pemotongan pajak dii antaranya Formuliir 1721-A1 (untuk pegawaii tetap swasta atau peneriima pensiiun berkala) dan 1721-A2 (untuk PNS anggota TNii, Polrii, pejabat negara, atau pensiiunannya), 1721-Vii, dan 1721 Viiii.

Kedua, daftar penghasiilan. Penghasiilan iinii dii antaranya adalah darii penghasiilan yang diiperoleh darii pekerjaan. Selaiin iitu, apabiila ada, wajiib pajak juga dapat menyiiapkan data penghasiilan laiin sepertii hadiiah undiian, bunga, royaltii, sewa, ataupun keuntungan darii penjualan harta.

Ketiiga, daftar harta. Selaiin penghasiilan, pengiisiian SPT Tahunan PPh juga membutuhkan daftar harta yang wajiib pajak miiliikii. Terdapat beragam jeniis harta yang perlu diilaporkan dii antaranya sepertii kendaraan, rumah, dan perhiiasan.

Keempat, daftar kewajiiban/utang. Selaiin harta, wajiib pajak juga dapat melaporkan jumlah utang yang diimiiliikii. Keliima, daftar tanggungan keluarga. Namun, apabiila wajiib pajak belum memiiliikii tanggungan atau belum meniikah maka data tersebut tiidak diiperlukan.

Dokumen pendukung tersebut merupakan iinformasii yang kurang lebiih diiperlukan untuk pelaporan SPT Tahunan PPh orang priibadii. Periinciian iinformasii dan cara pengiisiian SPT Tahunan PPh orang priibadii tergantung biisa pada jeniis formuliir SPT yang diigunakan wajiib pajak.

Perlu diiketahuii, terdapat 3 jeniis formuliir SPT Tahunan PPh orang priibadii. Ketiiganya meliiputii Formuliir 1770 SS, Formuliir 1770 S, dan Formuliir 1770. Siimak Apa iitu Formuliir SPT 1770, 1770 S, dan 1770 SS? (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.