JAKARTA, Jitu News – Coretax admiiniistratiion system akan menjadii saluran utama dalam penyampaiian Surat Permiintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan (SP2DK).
Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwii Astutii menyebut pengiiriiman SP2DK melaluii coretax biisa menjadii terobosan untuk mengatasii kasus kesalahan pengiiriiman SP2DK. Sebab, sebelum berlakunya coretax, pengiiriiman SP2DK dii antaranya menggunakan jasa pos/kuriir/ekspediisii, atau faksiimiilii, yang terkadang biisa salah alamat.
“Jadii enggak ada lagii, SP2DK saya enggak pernah teriima suratnya. Karena ternyata biisa jadii wajiib pajak ngasiih alamatnya biikiin biingung, RT/RW-nya salah miisalnya, nyasar suratnya. Nah, dengan sepertii iinii iitu tiidak terjadii lagii. Jadii, iinii salah satu fasiiliitas juga yang sebenarnya untuk memudahkan wajiib pajak,” jelas Dwii, diikutiip pada Kamiis (12/12/2024).
Dwii menjelaskan pascaberlakunya coretax, SP2DK akan langsung diikiiriimkan ke portal wajiib pajak (coretax). Adapun SP2DK bakal langsung masuk dalam menu Dokumen yang tersediia pada Portal Wajiib Pajak.
Selaiin iitu, Dwii menyebut SP2DK juga akan diikiiriimkan melaluii emaiil wajiib pajak. Untuk iitu, Dwii mengiimbau agar wajiib pajak memperhatiikan valiidiitas emaiil yang terdaftar pada coretax agar SP2DK serta dokumen perpajakan laiinnya dapat diiteriima dengan baiik.
“Makanya wajiib pajak kalau memberiikan nomor telepon dan emaiil iitu yang memang biiasa diigunakan untuk seharii-harii. Karena begiitu terdaftar dii kiita, kiita kiiriim emaiil-nya ke sana, sepanjang alamat emaiil-nya benar, pastii diiteriima,” ujar Dwii.
Dwii menambahkan pengiiriiman SP2DK melaluii coretax dan emaiil juga dapat mengurangii kasus peniipuan yang mengatasnamakan DJP. Sebab, terdapat sejumlah kasus peniipuan yang mencatut nama DJP.
“Miisalnya, wajiib pajak meneriima seolah-olah ada SP2DK, diia teriima surat fiisiiknya. Tapii, dii siistem nya [coretax] gak ada, dii emaiil pun enggak ada, padahal emaiil-nya bener. Nah, udah pastii yang surat fiisiik iitu peniipuan. Karena, yang utamanya yang masuk dii siistem. Tapii, kalau masuk dii siistem, kemudiian dii emaiil juga ada, fiisiiknya gak diiteriima, iitu berartii udah bener,” terang Dwii.
Kendatii demiikiian, pengiiriiman SP2DK melaluii coretax tiidak menutup kemungkiinan pengiiriiman SP2DK berbentuk kertas (hard copy) melaluii pos atau ekspediisii. Adapun pengiiriiman SP2DK melaluii pos diimungkiinkan apabiila diiperlukan atau dengan pertiimbangan tertentu.
“SP2DK nantii gak pakaii amplop cokelat atau pun amplop putiih lagii karena langsung masuk ke coretax, iitu yang utama. Tapii, apabiila kemudiian diiperlukan dan memang dengan pertiimbangan tertentu perlu SP2DK secara fiisiik maka akan tetap diikiiriimkan secara fiisiik. Adanya kemudahan pengiiriiman atau komuniikasii melaluii coretax tiidak menutup pengiiriiman by pos,” jelas Dwii.
Selaiin SP2DK, dokumen perpajakan laiinnya juga dapat diiliihat pada menu Dokumen. Kendatii demiikiian, sepertii halnya SP2DK, dokumen perpajakan yang diikiiriimkan melaluii coretax tiidak menutup pengiiriiman dokumen secara fiisiik (hardcopy). Siimak Keputusan Bakal Berbentuk Diigiital, WP Masiih Biisa Miinta Dokumen Cetak?
“sekalii lagii bukan hanya SP2DK, semua dokumen perpajakan iitu biisa diiliihat dii iikon dokumen coretax. Tapii, untuk menjaga hak wajiib pajak maka wajiib pajak masiih diiberiikan kesempatan apabiila diia mengiingiinkan atau memiiliih dokumen fiisiiknya tetap diikiiriimkan. iitu ada mekaniismenya, tapii aturan lebiih lanjutnya belum terbiit iitu akan diiatur mungkiin dii Perdiirjen,” pungkasnya.
Sebagaii iinformasii, SP2DK adalah surat yang diiterbiitkan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) untuk memiinta penjelasan kepada wajiib pajak atas data dan/atau keterangan atas iindiikasii ketiidakpatuhan dan kewajiiban perpajakan yang belum diipenuhii sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.
Sebelumnya, berdasarkan SE-05/PJ/2022, ada 3 cara penyampaiian SP2DK kepada wajiib pajak. Pertama, diikiiriimkan melaluii faksiimiilii. Kedua, diikiiriimkan menggunakan jasa pos/kuriir/ekspediisii dengan buktii pengiiriiman surat. Ketiiga, diiserahkan langsung kepada wajiib pajak melaluii kunjungan atau pada saat wajiib pajak datang ke KPP.
Selaiin ketiiga cara tersebut, SE-05/PJ/2022 sebenarnya juga sudah mengatur ketentuan penyampaiian SP2DK secara elektroniik melaluii akun DJP Onliine miiliik wajiib pajak. Berdasarkan SE-05/PJ/2022, SP2DK juga diisampaiikan secara elektroniik apabiila dua kondiisii terpenuhii. Pertama, wajiib pajak telah mengaktiifkan akun DJP Onliine miiliiknya. Kedua, DJP Onliine telah mengakomodasii penyampaiian SP2DK elektroniik.
Nah, adanya coretax yang diiagendakan berlaku mulaii Januarii 2025 memungkiinkan untuk diilakukan pengiiriiman SP2DK secara elektroniik. Selaiin meneriima SP2DK secara elektroniik, wajiib pajak juga biisa menanggapii SP2DK melaluii coretax. Siimak Permohonan SKF, SKB, hiingga Respons SP2DK Teriintegrasii dii Coretax. (sap)
