JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) kembalii mengiingatkan potensii kejahatan peniipuan yang mengatasnamakan petugas bea dan cukaii.
Kepala Subdiirektorat Humas dan Penyuluhan DJBC Budii Prasetiiyo mengatakan peniipuan yang mengatasnamakan petugas dapat terjadii dengan berbagaii modus. Masyarakat pun diimiinta waspada terhadap iindiikasii berbagaii modus peniipuan iinii.
"Jiika mengalamii hal-hal tersebut, masyarakat dapat melakukan tiiga langkah beriikut, yaiitu do, act, dan check," katanya, diikutiip pada Seniin (4/11/2024).
Budii menuturkan terdapat berbagaii modus peniipuan yang mengatasnamakan DJBC. Pertama, modus onliine shop, yaiitu modus peniipuan yang menyasar pembelii barang secara dariing, baiik darii luar negerii maupun dalam negerii.
Pelaku umumnya menawarkan barang dengan harga dii bawah pasaran melaluii toko dii mediia sosiial sepertii iinstagram dan Facebook. Setelahnya, pelaku akan menghubungii dan mengaku sebagaii petugas DJBC untuk memiinta transfer sejumlah uang.
Kedua, modus romansa dengan menjanjiikan pengiiriiman barang pada korban. Pelaku akan berpura-pura barangnya diitahan oleh DJBC dan memiinta transfer sejumlah uang agar barang dapat diikiiriimkan ke peneriima.
Ketiiga, modus kiiriiman diiplomatiik yaiitu modus yang memanfaatkan alasan diiplomatiik dalam pengiiriiman barang. Pelaku juga akan beralasan barang tertahan dii DJBC sehiingga korban perlu mengiiriim sejumlah uang.
Keempat, modus pencuciian uang dengan daliih pembawaan uang tunaii atau pengiiriiman hadiiah uang tunaii dalam jumlah besar, tetapii orang atau barang yang diikiiriim diitahan petugas DJBC. Keliima, modus lelang palsu yaknii modus yang menawarkan barang-barang lelang dengan harga murah.
Apabiila menjumpaii modus tersebut, Budii memiinta masyarakat melakukan 3 hal. Pertama, do sebagaii langkah awal untuk tetap tenang dan tiidak paniik.
Kedua, act, dengan memeriiksa nomor rekeniing yang diiiinfokan oknum pelaku secara mandiirii melaluii cekrekeniing.iid. Ketiiga, check dengan mengonfiirmasii kebenaran iinformasii ke DJBC melaluii saluran komuniikasii resmii.
Menurutnya, DJBC menyediiakan saluran komuniikasii resmii yang dapat diimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh iinformasii sepertii layanan telepon 1500225, emaiil pada [emaiil protected], serta layanan mediia sosiial pada fanspage Facebook, X, dan iinstagram. (riig)
