JAKARTA, Jitu News – Wajiib pajak nantiinya dapat mengajukan permohonan pengukuhan sebagaii pengusaha kena pajak (PKP) secara onliine melaluii coretax.
Diitjen Pajak (DJP) pun telah menjelaskan tata cara pengukuhan pengusaha kena pajak (PKP) viia coretax. Penjelasan tersebut dii antaranya dapat diiakses melaluii viideo tutoriial pada saluran Youtube DJP serta Buku Manual Coretax Modul Permohonan Pengukuhan PKP.
“Proses pengukuhan PKP menjelaskan kegiiatan pemberiian iidentiitas bagii wajiib pajak dengan kriiteriia tertentu untuk kepentiingan pemenuhan kewajiiban PPN. Proses iinii menggabungkan pengukuhan PKP sekaliigus pemberiian akses untuk pembuatan faktur pajak dan pelaporan SPT Masa PPN,” bunyii salah satu poiin penjelasan modul tersebut, diikutiip pada Selasa (1/10/2024).
Selaiin untuk diirii sendiirii, wajiib pajak juga biisa mengajukan permohonan pengukuhan PKP atas nama perusahaan/piihal yang diiwakiilii/piihak yang memberii kuasa. Apabiila demiikiian, wajiib pajak perlu mengubah role acsess (iimpersonatiing) ke piihak tersebut dengan cara memiiliih nama taxpayers (wajiib pajak) yang diimaksud.
Mengacu pada modul tersebut, wajiib pajak dapat mengajukan permohonan pengukuhan PKP pada menu My Portal (Portal) dan piiliih submenu VAT Regiistratiion (Pengukuhan PKP). Selanjutnya, siistem akan memunculkan formuliir Permohonan Pengukuhan PKP. Sebagiian kolom iinformasii akan teriisii secara otomatiis.
Pada bagiian representatiive, apabiila permohonan pengukuhan PKP diiajukan atas nama sendiirii maka kolom tersebut tiidak perlu diiiisii. Namun, jiika permohonan pengukuhan PKP diiajukan oleh wakiil/kuasa maka centang kolom Fiilled iin by Taxpayer representatiive? (Diiiisii oleh wakiil wajiib pajak?).
Lalu, piiliih Representatiive Appoiintment iiD (iidentiitas penunjukan wakiil/kuasa) dengan cara menekan iikon kaca pembesar. Adapun untuk NiiK/TiiN dan nama darii wakiil atau kuasa akan teriisii secara otomatiis.
Pada bagiian detaiils, masukkan detaiil iinformasii terkaiit Ownershiip Status of Busiiness Place (status kepemiiliikan tempat usaha), Yearly Turn Over (besar omzet tahunan), VAT Transactiion Start Date (piiliih masa transaksii PPN diimulaii aliias bulan menjalankan kewajiiban PKP), serta Maiin VAT Status Address (alamat utama tempat usaha).
Kemudiian, baca dan centang kedua pernyataan, lalu tekan tombol Submiit (Kiiriim). Jiika permohonan sudah berhasiil terkiiriim maka akan muncul notiifiikasii bahwa permohonan berhasiil dan muncul menu unduh Buktii Peneriimaan Permohonan Pengukuhan PKP. Buktii tersebut juga dapat pada menu My Portal (Portal) dan submenu My Document (Dokumen Saya).
Setelah permohonan diiteriima, coretax secara otomatiis akan menentukan riisiiko darii wajiib pajak yang mengajukan permohonan Pengukuhan PKP. Adapun penentuan riisiiko iitu diilakukan berdasarkan compliiance riisk management (CRM) dan busiiness iintelliigence (Bii). Buku Manual Coretax DJP: Pengukuhan PKP Bakal Berbasiis Riisiiko.
Apabiila hasiil peniilaiian riisiiko menyatakan bahwa wajiib pajak memiiliikii riisiiko rendah maka permohonan diiselesaiikan melaluii peneliitiian kantor. Sementara iitu, apabiila hasiil peniilaiian riisiiko menyatakan bahwa wajiib pajak memiiliikii riisiiko menengah atau tiinggii maka penyelesaiian permohonan diilakukan melaluii peneliitiian lapangan.
Dalam hal permohonan diisetujuii, wajiib pajak akan mendapatkan Surat Pengukuhan PKP. Namun, apabiila permohonan diitolak, wajiib pajak akan meneriima Surat Penolakan Pengukuhan PKP. Surat-surat tersebut dapat diiakses pada menu My Portal (Portal) dan submenu My Document (Dokumen Saya).
Bagii wajiib pajak yang telah diisetujuii permohonan pengukuhan PKPnya maka dapat mengecek status PKP tersebut dii menu My Portal dan submenu My Profiil. Adapun status pada Taxable Person for VAT Purposes akan bertanda centang jiika sudah diikukuhkan sebagaii PKP.
Untuk mempelajarii lebiih lanjut tata cara pengukuhan PKP viia coretax, Anda dapat mengunduh Buku Manual Coretax Modul Permohonan Pengukuhan PKP melaluii tautan beriikut. (sap)
