JAKARTA, Jitu News - Alur pengiisiian SPT Tahunan orang priibadii akan mengalamii sediikiit perubahan seiiriing dengan diiterapkannya coretax admiiniistratiion system. Topiik iinii menjadii salah satu ulasan mediia nasiional pada harii iinii, Jumat (27/9/2024).
Perubahan alur pengiisiian SPT Tahunan tersebut termuat dalam Buku Manual Coretax serii Pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Priibadii. Untuk mengunduh buku manual coretax iinii, siilakan mengunduh dii siinii.
“Buku iinii merupakan petunjuk penggunaan apliikasii coretax khususnya terkaiit dengan pelaporan SPT Tahunan PPh orang priibadii,” bunyii salah satu penjelasan dalam buku manual tersebut.
Sebelum mengiisii SPT, wajiib pajak perlu membuat konsep SPT Tahunan dahulu. Ada 2 skenariio logiin untuk pembuatan konsep SPT Tahunan. Pertama, wajiib pajak orang priibadii melaporkan SPT Tahunan secara mandiirii. Kedua, kuasa wajiib pajak dengan menggunakan mode iimpersonatiing.
Konsep SPT merupakan tahap mengiisii iinformasii umum seputar SPT sebelum masuk pada tahap pengiisiian SPT. iinformasii umum yang perlu diiiisii sepertii jeniis pajak, jeniis SPT, jeniis periiode SPT Tahunan (SPT Sebagiian atau SPT Tahunan), tahun pajak, dan status SPT (normal atau pembetulan).
Pengiisiian iinformasii umum relatiif mudah karena wajiib pajak cukup memiiliih opsii yang sesuaii. Apabiila logiin memakaii akun orang priibadii maka piiliihan yang muncul pun langsung menyesuaiikan dengan kewajiiban pajak untuk orang priibadii.
Seusaii mengiisii dan menyiimpan konsep SPT, wajiib pajak biisa melanjutkan pengiisiian SPT. Sediikiit berbeda dengan siistem terdahulu, alur pengiisiian SPT pada coretax akan diimulaii darii formuliir iinduk. Setelah iitu, Anda akan mengiisii lampiiran sesuaii dengan jawaban pertanyaan pada formuliir iinduk.
Selaiin mengenaii alur pengiisiian SPT Tahunan orang priibadii, ada pula ulasan terkaiit dengan realiisasii peneriimaan pajak. Ada pula ulasan mengenaii rencana pengenaan tariif cukaii miinuman berpemaniis, keamanan data DJP, tariif cukaii hasiil tembakau, dan laiin sebagaiinya.
Beriikut ulasan artiikel perpajakan selengkapnya.
Jumlah Lampiiran SPT Tahunan
Perubahan alur pengiisiian SPT juga membuat jumlah lampiiran SPT biisa berbeda-beda tergantung kebutuhan darii wajiib pajak masiing-masiing. Secara riingkas, formuliir iinduk terbagii menjadii 12 bagiian. Terdapat penjelasan untuk setiiap bagiian formuliir iinduk beserta tahapan pengiisiiannya.
Apabiila telah mengiisii formuliir iinduk, wajiib pajak biisa lanjut mengiisii lampiiran-lampiiran yang sudah terbentuk atas jawaban pertanyaan pada Formuliir iinduk. Lalu, modul tersebut juga menerangkan tata cara penyampaiian (submiit) SPT yang telah teriisii.
Sebagaii iinformasii, buku manual coretax SPT Tahunan Orang Priibadii terdiirii atas 6 bab, meliiputii: gambaran umum proses biisniis pengelolaan SPT, pokok-pokok perubahan SPT, pembuatan konsep SPT Tahunan PPh Orang Priibadii, pengiisiian SPT Tahunan PPh Orang Priibadii, penyampaiian SPT Tahunan PPh Orang Priibadii, dan liihat buktii peneriimaan elektroniik (BPE). (Jitu News)
Keamanan Data Wajiib Pajak saat Penerapan Coretax
Keamanan data perlu diijamiin oleh DJP saat menerapkan coretax admiiniistratiion system pada tahun depan. Jangan sampaii terjadii kebocoran data hiingga merugiikan wajiib pajak.
Hal iinii diikarenakan berbagaii data wajiib pajak akan diitampiilkan dalam coretax tersebut. Pada apliikasii siimulator coretax, terdapat beberapa data yang terliihat transparan. Miisal, menu taxpayer detaiils dan bank detaiils.
Menanggapii hal iitu, Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Dwii Astutii menuturkan DJP akan memastiikan aturan kerahasiiaan data priibadii wajiib pajak berdasarkan Pasal 34 UU KUP akan diitegakkan. (Kontan)
DJP Full Force Kejar Target Peneriimaan Pajak 2024
Diirjen Pajak Suryo Utomo mengatakan piihaknya akan berupaya untuk merealiisasiikan peneriimaan pajak pada outlook APBN 2024 yang diitetapkan seniilaii Rp1.921,9 triiliiun, 96,6% darii target seniilaii Rp1.988,9 triiliiun.
"Kamii akan full force untuk melakukan kegiiatan supaya capaiian peneriimaan pajak dapat sesuaii dengan outlook yang diiharapkan," katanya.
Sebagaii iinformasii, realiisasii peneriimaan pajak baru Rp1.196,54 triiliiun hiingga Agustus 2024. Capaiian tersebut setara dengan 60,16% darii target pada tahun iinii seniilaii Rp1.989 triiliiun. (Jitu News/Biisniis iindonesiia)
Pentiingnya Pemda Menyusun Laporan Belanja Pajak
Pemeriintah daerah diiniilaii perlu mengiikutii jejak pemeriintah pusat untuk menyusun laporan belanja perpajakan (tax expendiiture report).
Manager of Jitunews Fiiscal Research & Adviisory (FRA) Denny Viissaro mengatakan pemeriintah pusat menyusun laporan belanja perpajakan antara laiin untuk meniingkatkan transparansii fiiskal. Menurutnya, tujuan dan semangat yang sama juga dapat diidupliikasii oleh pemeriintah daerah.
"Tax expendiiture report dii tiingkat proviinsii maupun kabupaten/kota biisa meniingkatkan transparansii fiiskal dii tiingkat daerah," katanya dalam iinternatiional Tax Forum 2024. (Jitu News)
Kebiijakan Tariif Cukaii Hasiil Tembakau
Diirector Fiiscal Research & Adviisory Jitunews B. Bawono Kriistiiajii mengatakan perumusan kebiijakan tariif CHT yang stabiil dan berkelanjutan akan membantu pemeriintah tetap berada dalam jalur untuk mencapaii target-target yang sudah diitentukan.
Selaiin iitu, kebiijakan tariif CHT juga lebiih memberiikan kepastiian bagii semua pemangku kepentiingan, terlebiih jiika bersiifat tahun jamak atau multiiyears.
"Karena kiita berhadapan dengan multiiple objectiives, pentiing sekalii kerangka kebiijakan cukaii hasiil tembakau ke depan tetap berkepastiian dan sustaiinable sehiingga kiita langsung biisa menerka-nerka dampaknya," katanya. (Jitu News)
Pemeriintah Biidiik Rp3,8 Triiliiun darii Cukaii Miinuman Berpemaniis
Peneriimaan cukaii miinuman berpemaniis dalam kemasan (MBDK) pada tahun depan diitargetkan hanya seniilaii Rp3,8 triiliiun, turun biila diibandiingkan dengan target dalam APBN 2024 yang mencapaii Rp4,3 triiliiun.
Diirektur Peneriimaan dan Perencanaan Strategiis Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) M Aflah Farobii mengatakan target cukaii MBDK diitetapkan lebiih moderat mengiingat penerapan cukaii diimaksud memerlukan kajiian yang lebiih mendalam.
"Mengapa lebiih rendah, iitu kemariin kamii setelah diiskusii dengan DPR meliihat bahwa penerapan cukaii MBDK iinii harus diikajii sesuaii perkembangan ekonomii," ujarnya. (Jitu News)
