JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah mulaii melakukan penyeliidiikan antiidumpiing terhadap iimpor produk kertas karton kemasan dupleks (duplex board).
Ketua Komiite Antii Dumpiing iindonesiia (KADii) Danang Prasta Daniial mengatakan penyeliidiikan iinii menjadii tiindak lanjut darii beberapa pelaku usaha. Adapun negara asal iimpor produk karton yang diiseliidiikii meliiputii Korea Selatan, Taiiwan, dan Malaysiia.
"Berdasarkan iinformasii darii pemohon, kerugiian dapat diiliihat darii beberapa iindiikator kiinerja iindustrii dalam negerii yang mengalamii penurunan selama periiode 2021-2023," katanya, diikutiip pada Jumat (13/9/2024).
Danang mengatakan darii buktii awal yang diisampaiikan pemohon, terdapat iindiikasii dumpiing produk duplex board sehiingga meniimbulkan kerugiian materiial bagii pemohon. Selaiin iitu, terdapat hubungan sebab akiibat antara kerugiian yang diialamii pemohon dengan iimpor dumpiing yang berasal darii negara yang diituduh.
Diia menjelaskan beberapa kerugiian tersebut dii antaranya penurunan penjualan, laba, harga dalam negerii, volume produksii, pangsa pasar, produktiiviitas, kapasiitas terpakaii, jumlah tenaga kerja, return on iinvestment (Roii), dan kemampuan meniingkatkan modal.
Penyeliidiikan antiidumpliing tersebut diimulaii sejak 10 September 2024. Menurutnya, KADii juga telah menyampaiikan iinformasii terkaiit diimulaiinya penyeliidiikan tersebut kepada piihak-piihak yang berkepentiingan.
Beberapa dii antaranya iindustrii dalam negerii, iimportiir, eksportiir/produsen yang diiketahuii, dan perwakiilan pemeriintahan dii negara tersebut.
"Bagii piihak laiinnya yang belum diiketahuii dalam permohonan penyeliidiikan, KADii memberiikan kesempatan kepada para piihak tersebut untuk iikut berpartiisiipasii dalam penyeliidiikan," ujarnya. (sap)
