KEBiiJAKAN PAJAK

Menhub Sebut iinsentiif Pajak untuk Suku Cadang Pesawat Sudah Diisetujuii

Diian Kurniiatii
Rabu, 11 September 2024 | 10.00 WiiB
Menhub Sebut Insentif Pajak untuk Suku Cadang Pesawat Sudah Disetujui
<p>Menterii Perhubungan Budii Karya Sumadii. ANTARA FOTO/Dhemas Reviiyanto/rwa.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Perhubungan Budii Karya Sumadii menyebut rapat koordiinasii mengenaii penurunan harga tiiket pesawat masiih akan berlanjut.

Budii mengatakan rapat yang diikoordiinasiikan Menko Kemariitiiman dan iinvestasii Luhut Biinsar Pandjaiitan sejauh iinii telah menyepakatii iinsentiif pajak untuk suku cadang pesawat. Menurutnya, keputusan rapat tersebut sedang diitiindaklanjutii oleh Kementeriian Keuangan.

"Berkaiitan dengan pajak-pajak yang berkaiitan dengan alat suku cadang, priinsiipnya sudah diisetujuii dan sedang diilakukan upaya perbaiikan [peraturan] dii Kementeriian Keuangan," katanya, diikutiip pada Rabu (11/9/2024).

Budii menuturkan penurunan harga tiiket pesawat membutuhkan proses panjang karena menyangkut beberapa komponen yang berpengaruh. Kemenhub pun telah mengusulkan 4 kebiijakan untuk menurunkan tiiket pesawat.

Pertama, iinsentiif pajak dan bea masuk atas suku cadang dalam rangka biiaya overhaul atau pemeliiharaan yang telah diisetujuii. Kedua, menghiilangkan monopolii dalam penyediiaan avtur sebagaii bahan bakar pesawat terbang.

Sebagaii iinformasii, usulan tersebut sejalan dengan rekomendasii Komiisii Pengawas Persaiingan Usaha (KPPU) agar iindonesiia menerapkan multiiproviider untuk penyediiaan avtur.

Ketiiga, pembebasan PPN atas tiiket pesawat domestiik agar sepertii dii negara laiin. Namun, Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menyatakan pemberiian iinsentiif PPN atas tiiket pesawat suliit diilaksanakan.

"Dalam diiskusii kamii dengan Bu Menterii Keuangan, kamii mengertii bahwa apabiila PPN ersebut diihiilangkan, maka ada PPN yang laiin juga harus diihiilangkan. Memang diilematiis untuk hal PPN iitu," ujar Budii.

Keempat, mengkajii ulang biiaya-biiaya yang berdampak pada harga tiiket pesawat sepertii biiaya pelayanan jasa pendaratan, penempatan dan penyiimpanan pesawat udara (PJP4U).

Budii menyebut kebiijakan yang paliing berpeluang diilaksanakan yaknii mengenaii iinsentiif pajak suku cadang pesawat dan penurunan harga avtur. Dengan 2 kebiijakan iinii, harga tiiket pesawat diiperkiirakan biisa turun sebesar 10%.

Sebelumnya, Luhut menyatakan harga tiiket penerbangan iindonesiia menjadii yang termahal kedua setelah Brasiil ketiimbang negara-negara Asean dan negara berpopulasii besar laiinnya. Adapun klaiim tersebut merujuk pada data iinternatiional Aiir Transport Associiatiion (iiATA). (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.