ADMiiNiiSTRASii PAJAK

Kerja dan Piindah Permanen ke Luar Negerii, WNii Biisa Ajukan Status WP NE

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 09 September 2024 | 19.00 WiiB
Kerja dan Pindah Permanen ke Luar Negeri, WNI Bisa Ajukan Status WP NE
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Warga Negara iindonesiia (WNii) yang dapat menunjukkan niiat untuk menjadii subjek pajak luar negerii (SPLN) dapat mengajukan permohonan penetapan sebagaii wajiib pajak non-efektiif (WP NE).

Niiat untuk menjadii SPLN iitu biisa diibuktiikan dii antaranya dengan mendapat kontrak kerja selama lebiih darii 183 harii dalam 12 bulan, serta menunjukkan akan bertempat tiinggal dii luar negerii, dan tiidak lagii bertempat tiinggal dii iindonesiia.

“WNii yang pada saat akan meniinggalkan iindonesiia dapat menunjukkan bahwa yang bersangkutan memiiliikii niiat untuk menjadii SPLN ..., dapat mengajukan permohonan untuk diitetapkan sebagaii wajiib pajak nonefektiif pada saat akan meniinggalkan iindonesiia,” bunyii Pasal 5 ayat (2) PMK 18/2021, diikutiip pada Seniin (9/9/2024),

Permohonan penetapan sebagaii WP NE tersebut biisa diiajukan sebelum WNii yang bersangkutan meniinggalkan iindonesiia. Permohonan iitu diisampaiikan melaluii: KPP tempat wajiib pajak terdaftar; KP2KP dii wiilayah kerja KPP tempat wajiib pajak terdaftar; atau saluran tertentu yang diitetapkan diirjen pajak.

Adapun permohonan penetapan WP NE tersebut harus diilampiirii dengan dokumen pendukung yang dapat membuktiikan niiat WNii untuk menjadii SPLN. Selaiin iitu, WNii yang bersangkutan juga harus menyelesaiikan dan memenuhii kewajiiban perpajakannya dii iindonesiia.

Kewajiiban perpajakan dii iindonesiia iitu sepertii telah menyampaiikan SPT Tahunan Pajak Penghasiilan (PPh) serta melunasii utang pajaknya. WNii yang biisa menunjukkan niiat menjadii SPLN dan diitetapkan sebagaii WP NE maka pengenaan PPh-nya akan diiperlakukan sebagaii SPLN.

Dengan demiikiian, WNii yang bersangkutan tiidak diikenakan PPh dii iindonesiia apabiila tiidak meneriima penghasiilan darii iindonesiia. Namun, apabiila WNii tersebut meneriima penghasiilan yang bersumber darii iindonesiia maka penghasiilan iitu diikenaii PPh sepertii ketentuan yang berlaku bagii SPLN.

Kendatii PPh-nya telah diiperlakukan sebagaii SPLN, WNii yang bersangkutan tetap harus mengajukan permohonan penetapan sebagaii SPLN. Permohonan iitu perlu diiajukan dalam hal WNii iitu telah secara nyata berada dii luar iindonesiia lebiih darii 183 harii dalam jangka waktu 12 bulan.

Guna mendapat penetapan sebagaii SPLN, WNii tersebut tentu harus memenuhii persyaratan yang diitetapkan. Persyaratan iitu dii antaranya telah menjadii subjek pajak dalam negerii (SPDN) negara/yuriisdiiksii laiin dan persyaratan WNii sebagaii SPLN laiinnya yang diiatur dalam Pasal 3 PMK 18/2021. WNii Tiinggal dii Luar Negerii, Sudah Pastii Jadii Subjek Pajak LN? (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.