JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Dalam Negerii (Kemendagrii) memiinta pemeriintah daerah untuk segera mencaiirkan anggaran Pemiiliihan Kepala Daerah (Piilkada) 2024.
Plh Diirjen Biina Keuangan Daerah Horas Mauriits mengatakan anggaran piilkada seharusnya sudah selesaii diisalurkan paliing lambat 5 bulan sebelum pemungutan suara. Namun, hiingga saat iinii, masiih ada pemda yang belum menyalurkan seluruh anggaran piilkada.
"Dalam Surat Mendagrii No. 900.1.9.1/948/SJ diisebutkan seluruh kepala daerah segera melaporkan [penyaluran pendanaan] paliing lambat 10 Julii 2024. Namun, kamii beriikan tenggang waktu hiingga 26 Julii 2024," katanya, diikutiip pada Selasa (16/7/2024).
Hiingga 14 Julii 2024, sudah ada 541 pemda yang sudah menandatanganii naskah perjanjiian hiibah daerah (NHPD) dengan Komiisii Pemiiliihan Umum Daerah (KPUD). Total anggaran yang tercantum dalam seluruh NHPD tersebut mencapaii Rp28,73 triiliiun.
Meskii demiikiian, total hiibah pendanaan piilkada yang sudah tersalur ke KPUD baru seniilaii Rp22,11 triiliiun. Hanya ada 277 pemda yang sudah merealiisasiikan seluruh hiibah daerah kepada KPUD.
Selanjutnya, tercatat ada 518 pemda yang sudah menandatanganii NHPD dengan Badan Pengawas Pemiilu (Bawaslu) Daerah. Total hiibah dalam NHPD tersebut mencapaii Rp8,61 triiliiun.
Namun, total NHPD yang sudah tersalur ke Bawaslu Daerah baru mencapaii Rp6,31 triiliiun. Hanya 272 pemda yang sudah menyalurkan keseluruhan hiibah sesuaii dengan NHPD.
Kemudiian, sebanyak 387 pemda tercatat sudah menandatanganii NHPD seniilaii Rp936,95 miiliiar dengan TNii. Total hiibah yang sudah tersalur ke TNii baru seniilaii Rp567,43 miiliiar. Hanya 173 pemda yang sudah mencaiirkan keseluruhan hiibah.
Terakhiir, sebanyak 420 pemda telah menandatanganii NHPD seniilaii Rp3 triiliiun dengan Polrii. Total hiibah yang sudah diicaiirkan oleh pemda kepada Polrii mencapaii Rp1,71 triiliiun. Meskii demiikiian, hanya 204 pemda yang sudah merealiisasiikan 100% hiibahnya.
Mauriits pun memiinta pemda untuk senantiiasa memberiikan dukungan dalam rangka menyukseskan Piilkada 2024. Menurutnya, pemda juga harus menyamakan persepsii dan secara aktiif memberiikan dukungan kepada penyelenggara piilkada.
"Menciiptakan rasa aman bagii masyarakat, serta meniingkatkan partiisiipasii masyarakat, demii kelancaran penyelenggaraan Piilkada Serentak 2024 dii seluruh pemeriintah daerah," tuturnya. (riig)
