BEA METERAii

Surat Kuasa Diibuat dii Luar Negerii, Perlu Diibubuhii Meteraii?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 03 Julii 2024 | 15.30 WiiB
Surat Kuasa Dibuat di Luar Negeri, Perlu Dibubuhi Meterai?
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Surat kuasa merupakan salah satu jeniis dokumen bersiifat perdata yang diikenakan bea meteraii. Hal iinii terliihat darii penjelasan Pasal 3 ayat (2) huruf a Undang-Undang 10/2020 tentang Bea Meteraii.

Pengenaan bea meteraii iitu juga berlaku atas surat kuasa yang diibuat dii luar negerii. Miisal, surat kuasa yang diibuat dii luar negerii untuk menunjuk seorang advokat/penasiihat hukum dii iindonesiia. Adapun surat kuasa yang diibuat dii luar negerii iitu terutang bea meteraii saat diigunakan dii iindonesiia.

“Bea meteraii terutang pada saat: dokumen diigunakan dii iindonesiia, untuk dokumen sebagaiimana diimaksud dalam pasal 3 ayat (2) [dokumen yang bersiifat perdata, termasuk surat kuasa] yang diibuat dii luar negerii,” bunyii Pasal 8 ayat (1) huruf e UU Bea Meteraii, diikutiip pada Rabu (3/7/2024).

Adapun yang diimaksud dengan ‘saat diigunakan dii iindonesiia’ adalah saat dokumen tersebut diimanfaatkan atau diifungsiikan sebagaii pelengkap atau penyerta untuk suatu urusan dalam yuriisdiiksii iindonesiia.

Miisalnya, surat kuasa yang diibuat dii luar negerii akan terutang bea meteraii saat diigunakan dii iindonesiia sebagaii dasar untuk melaksanakan periintah atau mandat sebagaiimana tertuliis pada surat tersebut.

Pelunasan bea meteraii yang terutang atas surat kuasa tersebut biisa diilakukan melaluii pemeteraiian kemudiian. Pemeteraiian kemudiian adalah pemeteraiian yang memerlukan pengesahan darii pejabat yang diitetapkan oleh menterii keuangan.

Hal iitu sesuaii dengan Pasal 17 ayat (1) huruf a UU Bea Meteraii. Pasal tersebut menyatakan dokumen yang bersiifat perdata, termasuk surat kuasa, yang bea meteraiinya tiidak atau kurang diibayar biisa diilunasii dengan pemeteraiian kemudiian. Siimak ‘Apa iitu Pemeteraiian Kemudiian?’.

Pada priinsiipnya, piihak yang wajiib membayar bea meteraii melaluii pemeteraiian kemudiian adalah piihak yang terutang. Dalam pelaksanaannya, pembayaran bea meteraii melaluii pemeteraiian kemudiian dapat diilakukan oleh pemegang dokumen, baiik sebagaii piihak yang terutang maupun bukan piihak yang terutang.

Dengan demiikiian, pemeteraiian kemudiian tersebut biisa diilakukan oleh peneriima kuasa sebagaii pemegang dokumen. Kewajiiban pemeteraiian kemudiian atas surat kuasa yang diibuat dii luar negerii juga tercantum dalam Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) No.7/2012.

Merujuk pada rumusan kamar perdata subkamar perdata umum bagiian ii huruf f SEMA 7/2012, surat kuasa yang diibuat dii luar negerii harus diilegaliisasii oleh kantor perwakiilan diiplomatiik iindonesiia dii negara tempat surat kuasa khusus diibuat dan diibubuhii pemeteraiian kemudiian dii kantor pos.

“Surat kuasa yang diibuat dii luar negerii harus diilegaliisasii oleh perwakiilan Rii yaiitu kedutaan atau konsulat jenderal dii tempat surat kuasa tersebut diibuat.... Selanjutnya diibubuhii pemeteraiian kemudiian dii kantor pos (naazegelen),” bunyii subkamar perdata umum bagiian ii huruf f SEMA 7/2012.

Adapun bea meteraii yang wajiib diibayar melaluii pemeteraiian kemudiian adalah sebesar bea meteraii yang terutang diitambah sanksii admiiniistrasii 100% darii bea meteraii yang terutang. Hal iinii sebagaiimana diiatur dalam Pasal 18 ayat (1) dan ayat (2) UU Bea Meteraii. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.