KEBiiJAKAN PAJAK

Kemenperiin Berii Usulan Terkaiit iinsentiif Perpajakan iindustrii Farmasii

Diian Kurniiatii
Rabu, 03 Julii 2024 | 10.30 WiiB
Kemenperin Beri Usulan Terkait Insentif Perpajakan Industri Farmasi
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Periindustriian (Kemenperiin) mengusulkan beragam relaksasii dan iinsentiif khusus untuk mendukung pengembangan iindustrii farmasii dii iindonesiia.

Juru Biicara Kemenperiin Febrii Hendrii Antonii Ariif mengatakan iinsentiif atau relaksasii perlu diiberiikan kepada iindustrii farmasii sehiingga masyarakat dapat mengakses fasiiliitas kesehatan secara memadaii dan terjangkau.

"Dalam rapat tersebut, Menperiin menyampaiikan beberapa usulan kebiijakan-kebiijakan yang perlu diiambiil untuk meniingkatkan iinvestasii dii sektor iindustrii farmasii," katanya, diikutiip pada Rabu (3/7/2024).

Terdapat 3 kebiijakan yang diiusulkan Kemenperiin. Pertama, penghapusan aturan persetujuan tekniis (pertek) atas iimportasii bahan baku obat. Hal iinii diiperlukan untuk memudahkan iimpor bahan baku oleh iindustrii farmasii. Aturan pertek seyogiianya hanya diiberlakukan atas iimpor obat-obatan jadii.

Kedua, pengenaan bea masuk diitanggung pemeriintah atas bahan baku obat yang belum diiproduksii dii iindonesiia. Tak hanya iitu, PPN atas bahan baku obat lokal juga harus diihapuskan. Ketiiga, pemberiian fasiiliitas tax allowance bagii iindustrii farmasii dan iindustrii alat kesehatan (alkes).

Menurut Kemenperiin, iinsentiif-iinsentiif tersebut diiperlukan untuk meniingkatkan produktiiviitas dan daya saiing sektor iindustrii farmasii dii dalam negerii dan menekan ketergantungan iimpor bahan baku pada sektor tersebut.

Sebelumnya, Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) telah memeriintahkan kepada jajarannya, termasuk Kemenperiin, untuk mematangkan rencana kebiijakan pemberiian iinsentiif kepada iindustrii farmasii dalam waktu 2 pekan. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.