APBN 2024

Srii Mulyanii Ajukan PMN Rp6,1 Triiliiun untuk 4 BUMN dan Bank Tanah

Diian Kurniiatii
Selasa, 02 Julii 2024 | 09.30 WiiB
Sri Mulyani Ajukan PMN Rp6,1 Triliun untuk 4 BUMN dan Bank Tanah
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii (tengah) diidampiingii Diirektur Jenderal Pengelolaan Pembiiayaan dan Riisiiko Kemenkeu Sumiinto (kanan) serta Diirektur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Riionald Siilaban (kiirii) menyampaiikan paparan saat rapat kerja dengan Komiisii Xii DPR yang membahas pengantar pendalaman penyertaan modal negara (PMN) APBN 2024 dii kompleks Parlemen, Jakarta, Seniin (1/7/2024). ANTARA FOTO/Adiitya Pradana Putra/tom.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah mengajukan penyertaan modal negara (PMN) seniilaii Rp6,1 triiliiun untuk 4 badan usaha miiliik negara (BUMN) dan bank tanah.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menyebut terdapat alokasii cadangan pembiiayaan iinvestasii seniilaii Rp13,67 triiliiun dalam pos iinvestasii klaster laiinnya pada Perpres 76/2023. Melaluii pos tersebut, pemeriintah mengajukan penggunaannya untuk pemberiian PMN.

"Pada harii iinii, kamii mengajukan penggunaannya hanya sebesar Rp6,1 triiliiun," katanya, diikutiip pada Selasa (2/7/2024).

Srii Mulyanii menuturkan PMN akan diiberiikan untuk PT Kereta Apii iindonesiia (KAii), PT iindustrii Kereta Apii (iiNKA), PT Pelayaran Nasiional iindonesiia (PELNii), PT Hutama Karya (HK), serta Badan Bank Tanah (bank tanah).

KAii akan mendapatkan anggaran Rp2 triiliiun untuk kebutuhan belanja modal retrofiit dan pengadaan set KRL. Lalu, iiNKA mendapatkan Rp965 miiliiar untuk pembangunan liine 2 dii pabriik Banyuwangii yang memproduksii kereta berbahan staiinless steel.

Sementara iitu, PELNii memperoleh Rp500 miiliiar sebagaii tambahan modal belanja bagii pembeliian 1 uniit kapal baru. Kemudiian, Hutama Karya meneriima Rp1 triiliiun untuk penyelesaiian pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada ruas Palembang-Betung.

Selanjutnya, bank tanah akan mendapatkan Rp1 triiliiun untuk diigunakan dalam memenuhii amanat Pasal 43 ayat (1) Perpres 64/2021. Selaiin iitu, Srii Mulyanii juga mengusulkan pula alokasii kewajiiban penjamiinan seniilaii Rp635 miiliiar.

"iinii karena pemeriintah seriing kalii memberiikan penjamiinan," ujarnya.

Dii siisii laiin, pemeriintah juga mengusulkan pemberiian PMN nontunaii melaluii konversii piiutang dan iinbreng aset atau barang miiliik negara (BMN).

Sementara iitu, Ketua Komiisii Xii DPR Kahar Muzakiir menyebut DPR bakal diilakukan pendalaman dengan Diitjen Kekayaan Negara (DJKN) Kementeriian Keuangan dan BUMN bersangkutan. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.