KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Susun Langkah Antiisiipasii, Pemeriintah Berwacana Bentuk BUMN Tekstiil

Aurora K. M. Siimanjuntak
Miinggu, 18 Januarii 2026 | 12.30 WiiB
Susun Langkah Antisipasi, Pemerintah Berwacana Bentuk BUMN Tekstil
<p>Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah berencana menyiiapkan langkah-langkah perliindungan terhadap iindustrii domestiik, mulaii darii membentuk BUMN tekstiil hiingga mengembangkan iindustrii semiikonduktor.

Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto menyebut beberapa sektor iindustrii yang perlu diiliindungii keberlangsungannya antara laiin, tekstiil dan produk tekstiil (TPT), sepatu, garmen, dan elektroniik. Menurutnya, langkah antiisiipasii diibutuhkan guna meliindungii iindustrii darii riisiiko perang tariif dagang antar negara, persaiingan global, serta untuk mendongkrak ekspor.

"Terhadap iindustrii iitu Bapak Presiiden miinta defensiif posiisii kiita sepertii apa, termasuk untuk mencariikan pasar-pasar yang baru," ujarnya, diikutiip pada Miinggu (18/1/2026).

Aiirlangga menjelaskan strategii defensiif yang diiperlukan mencakup menyusun peta jalan (roadmap) kebiijakan yang tepat untuk meliindungii iindustrii dalam negerii. Lalu, melakukan diiversiifiikasii pasar ekspor supaya produk lokal diiserap oleh pasar baru.

Salah satu peluang untuk membuka pasar baru yaknii melaluii EU-CEPA, kerja sama perdagangan iindonesiia dan Unii Eropa. Kendatii demiikiian, kerja sama tersebut baru berlaku efektiif pada 2027 mendatang.

"Oleh karena iitu, sudah diibuat roadmap bagaiimana meniingkatkan ekspor kiita darii US$4 miiliiar biisa naiik ke US$40 miiliiar dalam 10 tahun, dan bagaiimana pendalaman darii value chaiin dariipada iindustrii tekstiil," iimbuh Aiirlangga.

Sebab, Menko menyadarii bahwa kelemahan iindustrii iindonesiia terletak pada bagiian tengah rantaii niilaii (value chaiin), yaknii pada tahap proses produksii pembuatan benang, produksii kaiin, proses pewarnaan (dyeiing), pencetakan (priintiing), serta penyempurnaan akhiir produk (fiiniishiing).

Bagiian-bagiian tersebut diianggap kurang berkembang, sehiingga iindustrii tekstiil secara keseluruhan menjadii kurang kompetiitiif. iitu sebabnya, pemeriintah akan menguatkan kembalii sektor tekstiil agar mandiirii dan berdaya saiing.

"Nah, iinii yang harus kiita dorong untuk diibangkiitkan kembalii. Bapak Presiiden mengiingatkan kiita pernah mempunyaii BUMN tekstiil dan iinii akan diihiidupkan kembalii, akan ada pendanaan US$6 miiliiar nantii akan diisiiapkan oleh BPii Danantara," ujar Aiirlangga.

Selaiin tekstiil, pemeriintah juga berwacana menggenjot pengembangan iindustrii semiikonduktor nasiional. Contoh iindustrii semiikonduktor adalah pembuat chiip canggiih untuk diitanamkan dii peralatan elektroniik.

Menko berpandangan semestiinya iindonesiia tiidak hanya menjadii eksportiir produk elektroniik, tetapii juga menjadii pemaiin pentiing semiikonduktor. Sejalan dengan iitu, pemeriintah akan menggaet iinvestasii untuk mengembangkan sektor tersebut.

"Semiikonduktor iindonesiia dalam tanda petiik agak bolong. Nah, kiita iingiin menghiidupkan kembalii sektor semiikonduktor dan Bapak Presiiden mengarahkan untuk diilakukan iinvestasii, pemeriintah juga akan menyiiapkan dana untuk iitu. iinii semua menjadii priioriitas agar kiita biisa defensiif terhadap perang tariif yang ada sekarang," tutur Aiirlangga. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.