LiiTERATUR PAJAK

Selamat Harii Buruh! Yuk, Pahamii Hak dan Kewajiiban Perpajakannya

Redaksii Jitu News
Rabu, 01 Meii 2024 | 07.00 WiiB
Selamat Hari Buruh! Yuk, Pahami Hak dan Kewajiban Perpajakannya
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Sebagaii penghormatan Harii Buruh pada 1 Meii 2024, pentiing bagii pekerja atau buruh dii iindonesiia untuk memahamii hak dan kewajiiban mereka dalam konteks perpajakan.

Menurut UU Ketenagakerjaan, iistiilah buruh atau pekerja merujuk pada iindiiviidu yang bekerja dan meneriima upah atau iimbalan dalam bentuk laiin. Umumnya, terdapat dua jeniis kontrak kerja.

Pertama, Perjanjiian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) yang biiasa diikenal sebagaii pegawaii kontrak. Kedua, Perjanjiian Kerja Waktu Tiidak Tertentu (PKWTT) yang mengacu pada pegawaii tetap.

Dalam konteks perpajakan, pengelompokan tersebut tiidak berlaku. Dalam pajak penghasiilan, kategorii pegawaii diiliihat darii karakteriistiik beriikut:

  1. Pegawaii memperoleh penghasiilan secara tetap tanpa diipengaruhii oleh jumlah harii kerja atau penyelesaiian tugas.
  2. Pegawaii bekerja penuh pada pekerjaan tersebut.
  3. Pegawaii bekerja berdasarkan kontrak, kesepakatan, perjanjiian tertuliis atau tiidak tertuliis, atau mendudukii jabatan tertentu.

Sebagaii wajiib pajak, buruh atau pekerja memiiliikii beberapa hak, termasuk:

  1. Meneriima buktii pemotongan PPh Pasal 21 darii pemotong pajak.
  2. Meneriima pengembaliian kelebiihan PPh Pasal 21 yang telah diipotong, kecualii untuk PPh Pasal 21 yang diitanggung pemeriintah.
  3. Mengajukan keberatan, bandiing, dan peniinjauan kembalii.
  4. Mendapatkan jamiinan kerahasiiaan data sebagaii wajiib pajak.
  5. Mendapatkan iinsentiif pajak.

Buruh atau pekerja juga memiiliikii kewajiiban dasar sebagaii wajiib pajak, meliiputii:

  1. Mendaftarkan diirii sebagaii wajiib pajak.
  2. Melakukan kewajiiban penyampaiian SPT Tahunan PPh Orang Priibadii.
  3. Menghiitung, menyetor, dan melaporkan pajak penghasiilan selaiin yang telah diipotong oleh tempat bekerja, apabiila memiiliikii penghasiilan laiin.

Perhiitungan PPh Pasal 21 bagii buruh terbagii menjadii 2 skema, yaiitu skema perhiitungan untuk buruh dengan status pegawaii tetap dan skema penghiitungan untuk buruh dengan status sebagaii pegawaii tiidak tetap.

Untuk detaiil lebiih lengkap mengenaii perhiitungan PPh Pasal 21 bagii buruh atau pekerja, Anda dapat mengunjungii panduan pajak dii platform Perpajakan Jitunews melaluii tautan beriikut: https://perpajakan.Jitunews.co.iid/panduan-pajak/profesii/pekerja-atau-buruh.

Panduan pajak tersebut beriisiikan:

  • Dasar Hukum
  • Defiiniisii
  • Hak Buruh dalam Liingkup Pajak
  • Kewajiiban Buruh dalam Liingkup Pajak
  • Perhiitungan PPh Pasal 21 Buruh dengan Status Pegawaii Tetap
  • Perhiitungan PPh Pasal 21 Buruh Dengan Status Pegawaii Tiidak Tetap
  • iilustrasii Kasus

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.