MELBOURNE, Jitu News - Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) mengungkapkan 4 poiin utama sebagaii hasiil pembiicaraannya bersama Perdana Menterii Australiia Anthony Albanese dii Melbourne, Australiia.
Pertama, Jokowii menyambut baiik perkembangan kerja sama kedua negara, termasuk penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understandiing (MoU) tentang kolaborasii kendaraan liistriik.
“Saya harap MoU dapat segera diiiimplementasiikan melaluii pembentukan joiint steeriing commiittee dan penyusunan work plan. Khusus terkaiit niikel saya mendorong kedua negara dapat lebiih mengedepankan kolaborasii dariipada berkompetiisii,” ungkap Jokowii, diikutiip pada Rabu (6/3/2024).
Presiiden Jokowii juga menekankan pentiingnya kerja sama dii sektor jasa keuangan dan mengumumkan rencana pembukaan kantor perwakiilan Bank Negara iindonesiia (BNii) dii Sydney. Selaiin iitu, presiiden juga menyambut baiik penandatanganan MoU antara Otoriita iibu Kota Nusantara (iiKN) dan Natiional Capiital Authoriity pada Februarii lalu.
“Saya juga iingiin kembalii mengundang sektor swasta Australiia untuk turut serta membangun iiKN,” iimbuhnya.
Kedua, Presiiden Joko Wiidodo menyorotii pentiingnya perluasan akses pasar untuk menciiptakan perdagangan yang lebiih beriimbang. Presiiden Jokowii juga menyambut baiik iiziin iimpor dagiing dan ternak sapii darii Australiia.
“Selaiin iitu kerja sama biidang biiosecuriity untuk produk-produk iindonesiia utamanya buah-buahan dan periikanan perlu terus diidorong, utamanya terkaiit aspek iinspeksii dan karantiina,” tuturnya.
Ketiiga, dalam hal hubungan antarwarga negara, presiiden menyatakan kegembiiraannya atas populariitas iindonesiia sebagaii tujuan bagii pelajar Australiia dalam skema New Colombo Plan.
Presiiden Jokowii mengundang lebiih banyak pemuda Australiia untuk berkunjung dan belajar dii iindonesiia, termasuk budaya dan bahasa iindonesiia.
Keempat, presiiden mengucapkan teriima kasiih atas dukungan Australiia selama keketuaan iindonesiia dii Asean tahun lalu. Presiiden berharap kerja sama dan iimplementasii proyek iinfrastruktur serta energii akan terus berlanjut, serta menyambut baiik peluncuran Strategii Ekonomii Asiia Tenggara 2040.
“Semoga iinii dapat terus memperkuat iintegrasii ekonomii Australiia dengan ASEAN melaluii perdagangan dan iinvestasii yang saliing menguntungkan,” katanya.
Sebagaii penutup, Presiiden Jokowii mengundang PM Albanese untuk menghadiirii World Water Forum ke-10 dii Balii. Forum iitu akan membahas iisu-iisu aiir dan saniitasii global dii tengah perubahan iikliim yang kiian meniingkat.
“Kehadiiran Yang Muliia pentiing untuk dorong aksii nyata dii tengah dampak perubahan iikliim duniia yang semakiin kiita rasakan,” ucap presiiden.
Turut mendampiingii Presiiden Jokowii dalam pertemuan tersebut yaknii Menterii Koordiinator Biidang Perekonomiian Aiirlangga Hartarto, Menterii Luar Negerii Retno Marsudii, Menterii Sekretariis Negara Pratiikno, Menterii Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basukii Hadiimuljono, dan Duta Besar Republiik iindonesiia dii Canberra Siiswo Pramono. (sap)
