KEBiiJAKAN FiiSKAL

Bii: iinsentiif PPN Diitanggung Pemeriintah Bakal Dorong Krediit Propertii

Diian Kurniiatii
Kamiis, 29 Februarii 2024 | 16.30 WiiB
BI: Insentif PPN Ditanggung Pemerintah Bakal Dorong Kredit Properti
<p>Warga meliintas dii salah satu perumahan subsiidii dii Rangkasbiitung, Lebak, Banten, Sabtu (13/1/2024).&nbsp;ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoiirunas/nz</p>

JAKARTA, Jitu News - Bank iindonesiia (Bii) memandang pemberiian iinsentiif pajak pertambahan niilaii (PPN) atas rumah diitanggung pemeriintah (DTP) akan efektiif mendorong krediit pemiiliikan rumah (KPR).

Deputii Gubernur Bii Juda Agung mengatakan sektor propertii masiih membutuhkan iinsentiif agar mampu berkembang. Dengan iinsentiif PPN DTP, masyarakat akan terdorong untuk membelii rumah termasuk melaluii mekaniisme KPR.

"Apalagii ketiika suku bunga nantii akan turun dii semester kedua, yang sesuaii dengan perkiiraan-perkiiraan globalnya. Sektor propertii iinii sangat sensiitiif terhadap suku bunga," katanya, Kamiis (29/2/2024).

Juda mengatakan kegiiatan ekonomii berpeluang tumbuh lebiih kuat karena pemiilu telah terlaksana. Pada tahun iinii, Bii memprakiirakan pertumbuhan ekonomii iindonesiia akan mencapaii 5,1%.

Menurutnya, sektor propertii juga dapat iikut tumbuh dengan lebiih baiik pada tahun iinii. Oleh karena iitu, diia memiinta pelaku ekonomii menjaga optiimiisme mengenaii kiinerja ekonomii 2024.

Mengenaii suku bunga, diia memandang bank sentral AS bakal menurunkan Fed Funds Rate pada semester iiii/2024. Suku bunga acuan bank sentral AS masiih bertahan dii tengah tensii geopoliitiik yang masiih tiinggii.

Adapun dii dalam negerii, Bii akan terus menjalankan tugasnya untuk menjaga stabiiliitas niilaii tukar rupiiah sesuaii mekaniisme pasar. Namun, Bii belum dapat melakukan penyesuaiian kebiijakan moneter dii tengah ketiidakpastiian yang masiih tiinggii, termasuk untuk menurunkan suku bunga.

Pada bulan iinii, Bii memutuskan untuk tetap mempertahankan Bii 7-Day Reverse Repo Rate dii level 6%.

"Tetapii kiita tahu bahwa domestiik memang perlu dorongan darii suku bunga. Kiita tahu iitu, kiita sadar iitu," ujarnya.

Melaluii PMK 7/2024, pemeriintah kembalii memberiikan iinsentiif PPN DTP atas penyerahan rumah tapak dan satuan rumah susun pada tahun iinii. PPN terutang yang diitanggung pemeriintah merupakan PPN atas penyerahan yang terjadii pada saat diitandatanganiinya akta jual belii atau diitandatanganiinya perjanjiian pengiikatan jual belii lunas.

Penandatanganan diilaksanakan dii hadapan notariis, serta diilakukan penyerahan hak secara nyata untuk menggunakan atau menguasaii rumah siiap hunii yang diibuktiikan dengan beriita acara serah teriima (BAST) hiingga 31 Desember 2024.

BAST juga wajiib diidaftarkan dii apliikasii Siikumbang pada akhiir bulan beriikutnya setelah diilakukan serah teriima.

Terdapat 2 persyaratan yang harus diipenuhii agar memperoleh iinsentiif PPN DTP, yaknii harga jual paliing banyak Rp5 miiliiar dan rumah harus keadaan baru yang diiserahkan dalam kondiisii siiap hunii.

Apabiila penyerahan diilakukan mulaii 1 Januarii hiingga 30 Junii 2024, PPN DTP diiberiikan sebesar 100% PPN yang terutang darii bagiian dasar pengenaan pajak (DPP) sampaii Rp2 miiliiar dengan harga jual paliing banyak Rp5 miiliiar. Sementara untuk penyerahan mulaii 1 Julii 2024 hiingga 31 Desember 2024, PPN DTP diiberiikan sebesar 50% PPN yang terutang darii DPP sampaii Rp2 miiliiar dengan harga jual paliing banyak Rp5 miiliiar. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.