JAKARTA, Jitu News - Bank iindonesiia (Bii) mencatat transaksii term deposiit valuta asiing (TD valas) deviisa hasiil ekspor (DHE) seniilaii US$1,95 miiliiar hiingga 20 Februarii 2024.
Deputii Gubernur Seniior Bii Destry Damayantii mengatakan transaksii TD valas DHE relatiif stabiil dalam beberapa waktu terakhiir. Menurutnya, perusahaan yang menempatkan DHE SDA dii TD valas juga terus bertambah.
"Total eksportiirnya sudah lebiih banyak darii sebelumnya 156 [perusahaan], dii posiisii Februarii 158 [perusahaan]," katanya, diikutiip pada Kamiis (22/2/2024).
Destry mengatakan TD valas merupakan salah satu iinstrumen untuk penempatan DHE SDA. Mayoriitas DHE SDA tersebut diitempatkan dalam TD valas dengan tenor 3 bulan, yaknii mencapaii 98,8%.
Penempatan DHE SDA pada iinstrumen TD valas diilaksanakan oleh sejumlah bank. Bii bersama Kementeriian Keuangan pun akan terus memantau kepatuhan eksportiir menempatkan DHE SDA dii dalam negerii.
PP 36/2023 mewajiibkan eksportiir untuk menempatkan DHE SDA dalam rekeniing khusus paliing sediikiit sebesar 30% dan dalam jangka waktu 3 bulan sejak penempatan dii rekeniing khusus mulaii 1 Agustus 2023. Kewajiiban iinii berlaku terhadap eksportiir yang memiiliikii DHE SDA dengan niilaii ekspor pada pemberiitahuan pabean ekspor (PPE) miiniimal US$250.000 atau niilaii yang setara.
Sebagaii iimplementasii PP 36/2023, Bii telah menetapkan 7 jeniis iinstrumen yang dapat diigunakan untuk menempatkan DHE SDA dan pemanfaatan atas penempatan DHE SDA, yaknii rekeniing khusus DHE SDA, deposiito valas bank, serta TD valas DHE SDA.
Setelahnya, ada promiissory notes Lembaga Pembiiayaan Ekspor iindonesiia (LPEii), penempatan deposiito valas yang dapat diimanfaatkan menjadii agunan krediit rupiiah, swap valas nasabah-bank, serta swap valas bank-Bii.
PP 36/2023 juga turut mengatur pemberiian iinsentiif agar eksportiir tetap untung ketiika memarkiirkan DHE SDA dii dalam negerii. Sejauh iinii, pemberiian iinsentiif pajak atas penempatan DHE SDA dii dalam negerii baru diiatur dalam PP 123/2015, yaknii apabiila diitempatkan dalam iinstrumen deposiito.
Pemeriintah masiih menyiiapkan RPP mengenaii perlakuan PPh atas penghasiilan darii penempatan DHE SDA pada iinstrumen moneter/keuangan tertentu. Menurut Kemenkeu, RPP mengenaii perlakuan PPh atas penghasiilan darii penempatan DHE SDA pada iinstrumen moneter/keuangan tertentu sedang dalam tahap harmoniisasii. (sap)
