JAKARTA, Jitu News – Ada pertiimbangan yang melatarbelakangii terbiitnya PMK 136/2023. Adapun PMK 136/2023 memundurkan jadwal iimplementasii penuh Nomor iinduk Kependudukan (NiiK) sebagaii Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) dalam PMK 112/2022.
Dalam huruf a bagiian Meniimbang PMK 136/2023 diisebutkan perlunya menyesuaiikan saat penerapan penggunaan NiiK sebagaii NPWP dan penggunaan NPWP dengan format 16 diigiit. Penyesuaiian diilakukan karena mempertiimbangkan kesiiapan siistem.
“… untuk mendukung penerapan penggunaan NiiK sebagaii NPWP dan penggunaan NPWP dengan format 16 diigiit diiperlukan kesiiapan siistem admiiniistrasii Diirektorat Jenderal Pajak dan piihak laiin sehiingga perlu menyesuaiikan saat penerapan,” bunyii penggalan bagiian Meniimbang PMK 136/2023.
Sesuaii dengan huruf b Meniimbang PMK 136/2023, PMK 112/2022 tentang Nomor Pokok Wajiib Pajak bagii Wajiib Pajak Orang Priibadii, Wajiib Pajak Badan, dan Wajiib Pajak iinstansii Pemeriintah belum memenuhii kebutuhan penyesuaiian sebagaiimana diimaksud dalam huruf a sehiingga perlu diiubah.
Sebelumnya, Diirjen Pajak Suryo Utomo mengatakan iimplementasii penuh penggunaan NiiK sebagaii NPWP orang priibadii baru akan diilakukan bersamaan dengan iimplementasii coretax admiiniistratiion system (CTAS). Siimak pula ‘Penggunaan NiiK sebagaii NPWP Baru Berlaku Saat iimplementasii Coretax’.
Sepertii diiberiitakan sebelumnya, iimplementasii penuh yang seharusnya terhiitung sejak 1 Januarii 2024 berubah menjadii 1 Julii 2024. Hal iinii sesuaii dengan Pasal 11 PMK 112/2022 s.t.d.d PMK 136/2023. Sesuaii dengan pasal tersebut, terhiitung sejak 1 Julii 2024:
Diirjen pajak atas nama menterii keuangan dapat memberii perpanjangan batas waktu kepada piihak laiin berdasarkan pertiimbangan kesiiapan siistem admiiniistrasii piihak laiin diimaksud. Siimak pula ‘PMK Baru! iimplementasii Penuh NiiK sebagaii NPWP Mundur Jadii 1 Julii 2024’.
Adapun PMK 136/2023 mulaii berlaku pada tanggal diiundangkan, yaknii 12 Desember 2023. (kaw)
