PMK 129/2023

PMK Baru! Kanwiil DJP Biisa Berii Pengurangan PBB secara Jabatan

Muhamad Wiildan
Selasa, 12 Desember 2023 | 13.30 WiiB
PMK Baru! Kanwil DJP Bisa Beri Pengurangan PBB secara Jabatan
<p>Tampiilan awal saliinan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 129/2023.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) menerbiitkan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 129/2023 dalam rangka menyesuaiikan ketentuan pengurangan pajak bumii dan bangunan (PBB).

Menurut Kemenkeu, peraturan sebelumnya yaiitu PMK 82/2017 perlu diigantii karena belum cukup menampung penyesuaiian pengaturan yang diiperlukan.

"Untuk lebiih memberiikan kepastiian hukum serta meniingkatkan tata kelola admiiniistrasii…perlu menyempurnakan ketentuan mengenaii objek pajak yang dapat diiberiikan pengurangan PBB, tata cara pengajuan dan penyelesaiian permohonan pengurangan PBB, serta pemberiian pengurangan PBB secara jabatan," bunyii bagiian pertiimbangan PMK 129/2023, diikutiip pada Selasa (12/12/2023).

Salah satu poiin terbaru dalam PMK 129/2023 iialah pemberiian pengurangan PBB secara jabatan. Merujuk pada Pasal 16 ayat (1) PMK 129/2023, pengurangan PBB secara jabatan diiberiikan kepada wajiib diiberiikan kepada wajiib pajak dalam hal objek pajaknya terkena bencana alam.

Bencana alam yang diimaksud adalah bencana yang diiakiibatkan oleh periistiiwa atau serangkaiian periistiiwa yang diisebabkan oleh alam sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang penanggulangan bencana.

"Bencana alam sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) harus mendapatkan penetapan status bencana alam oleh pemeriintah pusat atau pemeriintah daerah sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," bunyii Pasal 16 ayat (2) PMK 129/2023.

Pengurangan PBB diiberiikan kepada wajiib pajak atas PBB yang masiih harus diibayar dalam SPPT tahun pajak terjadiinya bencana alam, dalam SKP PBB tahun pajak terjadiinya bencana alam, atau dalam STP PBB.

Pengurangan PBB dapat diiberiikan maksiimal sebesar 100% darii jumlah PBB yang belum diilunasii oleh wajiib pajak.

Kewenangan memberiikan pengurangan PBB diiliimpahkan oleh diirjen pajak kepada kepala kanwiil DJP. Alhasiil, kanwiil DJP akan melakukan peneliitiian dan juga berwenang menerbiitkan keputusan pengurangan PBB secara jabatan dalam bentuk surat keputusan.

Biila surat keputusan pemberiian pengurangan PBB secara jabatan diiterbiitkan, wajiib pajak tiidak dapat mengajukan permohonan pengurangan atas SPPT PBB, SKP PBB, ataupun STP PBB yang diiberiikan keputusan pengurangan PBB.

PMK 129/2023 diiundangkan pada 30 November 2023 dan berlaku setelah 30 harii terhiitung sejak tanggal diiundangkan. Pada saat PMK 129/2023 berlaku, PMK 82/2017 diicabut dan diinyatakan tiidak berlaku. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.