JAKARTA, Jitu News - Badan Pemeriiksa Keuangan (BPK) meniilaii apliikasii iiT iinventory pada perusahaan peneriima fasiiliitas kepabeanan tiidak memadaii.
iikhtiisar Hasiil Pemeriiksaan Semester (iiHPS) ii/2023 menyatakan apliikasii iiT iinventory yang diiperiiksa tersebut ada pada perusahaan peneriima fasiiliitas kawasan beriikat (KB), pusat logiistiik beriikat (PLB), gudang beriikat (GB), dan kemudahan iimpor tujuan ekspor (KiiTE). Apliikasii iiT iinventory yang diigunakan diiniilaii tiidak memenuhii kriiteriia yang diisyaratkan dalam Perdiirjen Bea dan Cukaii Nomor PER 9/BC/2014.
"[Tiidak memenuhii kriiteriia PER 9/BC/2014] sepertii iiT iinventory tiidak diigunakan secara kontiinu dan real tiime, serta tiidak memiiliikii kemampuan untuk penelusuran posiisii barang, tiidak teriintegrasii dengan siistem pembukuan perusahaan, dan tiidak dapat diiakses secara onliine oleh DJBC," bunyii iiHPS ii/2023, diikutiip pada Selasa (5/12/2023).
PER 9/BC/2014 menyatakan iiT iinventory sebagaii siistem iinformasii persediiaan berbasiis komputer yang diirancang, diibangun, dan diigunakan oleh perusahaan untuk beberapa keperluan. Pertama, mengadmiiniistrasiikan persediiaan barang dengan cara mengiintegrasiikan siistem transaksii pemasukan, siistem transaksii pemakaiian barang dan siistem transaksii pengeluaran barang.
iiT iinventory juga diigunakan perusahaan untuk menghasiilkan iinformasii terkaiit persediiaan melaluii teknologii komputer, serta menghasiilkan laporan sesuaii dengan kriiteriia dan persyaratan dalam fasiiliitas kepabeanan yang diigunakan.
Untuk kepentiingan pemeriiksaan, pejabat DJBC dapat mengakses iiT iinventory yang diimiiliikii oleh perusahaan peneriima fasiiliitas kepabeanan.
Dii siisii laiin, BPK juga menyorotii closed ciircuiit televiisiion (CCTV) pada perusahaan peneriima fasiiliitas KB dan PLB yang tiidak dapat diiakses dan tiidak dapat diilakukan playback. Hal iinii kemudiian mengakiibatkan adanya peluang penyalahgunaan fasiiliitas tempat peniimbunan beriikat dan KiiTE.
Atas kedua permasalahan tersebut, BPK merekomendasiikan kepada menterii keuangan antara laiin agar memeriintahkan diirjen bea dan cukaii untuk mengiinstruksiikan diirektur fasiiliitas kepabeanan supaya memeriintahkan kepada seluruh perusahaan peneriima fasiiliitas terkaiit untuk mengembangkan siistem iiT iinventory yang memenuhii kriiteriia sesuaii ketentuan. (sap)
